Siap, akan Hentikan Aktivitas Penyakit Masyarakat di Kawasan Royal Penjaringan

  • Whatsapp

Oleh, Tim/lik

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID. – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan unsur lainnya akan menghentikan aktivitas penyakit masyarakat.

Terindikasi yang kerap meresahkan warga di kawasan Royal, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan. Dan sepanjang bantaran rel kereta api disalahgunakan menjadi tempat hiburan remang remang malam.

Puluhan kafe tanpa izin terlihat menjamur dilahan PT Kereta Api Indonesia (KAI). “Kita akan hentikan aktivitas penyakit masyarakat yang sangat mengganggu warga sekitar. Apalagi mereka mendirikan bangunan tanpa izin di pinggiran rel kereta api dan itu bisa membahayakan keselamatan warga sekaligus mengganggu perjalanan kereta api yang melintas di area tersebut,” tegas Abdul Khalit, Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis lalu(6/2).

Berdasar itulah, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggandeng PT KAI selaku pemilik lahan untuk bergerak melakukan langkah nyata dalam menghentikan aktivitas yang mengarah ke perbuatan maksiat. “Intinya kami akan bersinergi dengan semua unsur terkait untuk menghilangkan kemaksiatan di Kawasan Royal. Kami akan melakukan pendekatan secara humanis agar situasi wilayah tetap kondusif,” ujar Yusuf Madjid, Kasatpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara. dirilis.utara.jakarta.go.id.

Saat ini, tercatat ada 42 kafe tanpa izin yang nekat menjalankan usahanya di bantaran rel kereta api. “Langkah awal yang akan dilakukan yaitu menghentikan fungsinya terlebih dahulu karena itu melanggar aturan yang ditetapkan. Nuansa humanis namun tidak berarti lemah tapi juga tegas,” pungkasnya.

Pos terkait