Sigap Penanggulangan Bencana, Kurangi Resiko di Sidoarjo.

  • Whatsapp

Oleh : Merry Tama

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Spirit dalam gerakan nasional pengurangan resiko bencana merupakan semangat gotong royong dari masyarakat, komunitas, pelajar, pemerintah, non government organitation (NGO), akademisi dan lembaga usaha untuk mengu – rangi resiko akibat bencana di Kabupaten Sidoarjo.
Hal ini perlu dibentuk peraturan bupati agar masing masing  stake holders mengetahui kewenangan, tugas dan fungsi masing-masing sehingga diharapkan, apabila terjadi bencana sudah siap melaksana kan penanganan bencana dengan cepat, tepat, terarah, dan terpadu.

Pada Kamis pagi , (26/04) di ruang Delta Karya lantai 2 Setda Kab Sidoarjo telah dilaksanakan sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2018 tentang pembagian kewenangan, tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kab. Sidoarjo yang dibuka langsung oleh Sekda Kabupaten Sidoarjo, Drs. Achmad Zaini, MM. acara dihadiri oleh Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, jajaran Forkopimda dan BPBD Sidoarjo.

Dalam sambutannya, ia mengatakan pelaksanaan penanggulangan bencana dilakukan dalam tiga tahap yaitu pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana. Dimana penangangan bencana harus dilakukan dengan cepat, tepat, terarah, dan terpadu dengan melibatkan semua stakeholder yang terdiri dari tiga pilar yaitu pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat yang dalam pelaksanaannya harus mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada tim USAID – APIK yang telah memfasilitasi penyusunan rancangan peraturan bupati  nomor  3 tahun 2018 yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Kesiap siagaan Bencana Nasional (HKBN),”pungkas Zaini.

Harapan kedepan agar  peserta sosialisasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2018 ini bisa memanfaatkan dengan baik sehingga tugas dan fungsi masing-masing dapat ditindak lanjuti dengan mengalokasikan anggaran terkait dengan penanganan bencana di kab. Sidoarjo.

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait