Sigap, Polres Blitar Kota Tangkap Spesialis Maling Sapi

  • Whatsapp
Aparat kepolisian dengan barang bukti (foto, istimewa)

Oleh: Franky Urias

AKBP Adewira Negara Sinegar, Kembalikan pada Pemiliknya
Aparat kepolisian dengan barang bukti (foto, istimewa)

BLITAR,A MUNISINEWS.CO.ID –  MZM (29), warga Dusun Udanawu, Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, kini harus meringkuk di balik dinginnya dinding tahanan. Pasalnya, dia terbukti mencuri sapi jenis Brahman milik Nurkojin (40), warga Desa Tunjung, Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Ternyata tidak hanya sekali pelaku menjalankan aksinya. Dia sudah pernah mencuri sapi beberapa waktu lalu. Informasi dari kepolisian, peristiwa pencurian sapi ini diterima Polsek Udanawu pada Rabu (24/1/2018) sekitar pukul 14.00. Menindaklanjuti polisi langsung menyebar informasi kepada penjual dan jagal sapi yang ada di wilayah itu.

Lalu sekitar pukul 15.00 seorang jagal sapi melaporkan ada seseorang yang menjual sapi yang ciri fisiknya sama dengan milik korban. Lalu anggota kepolisian Polres Blitar Kota langsung menuju lokasi dan menyisir alamat pelaku sesuai dengan keterangan para saksi yang melapor dan ditangkaplah pelaku.

“Kita juga mengamankan barang bukti seekor sapi jenis brahman,“ ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar dalam press release, Kamis (25/1/2018).
Menurut kapolres, tersangka waktu ditangkap akan berangkat ke Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung untuk menjual sapinya. Sapi curian itu dijualnya seharga Rp 13 juta kepada salah seorang pedagang pasar di wilayah Kecamatan Ngunut. “Namun belum sempat terjual kita tangkap terlebih dahulu,” ujarnya.

Soal modus yang digunakan pelaku, kapolres menerangkan, sebelum pencurian, pelaku melakukan survei terlebih dahulu. Lalu setelah ada celah kesempatan, pelaku langsung mendatangi lokasi dan mengambil sapi dalam kandang.
“Caranya cukup datang ke kandang, lalu pintunya dibuka. Sapi dituntun keluar hanya jalan kaki dan dibawa pulang ke rumahnya,” ungkap Adewira.

Sementara itu, pengakuan pelaku, dia melakukan pencurian dengan tujuan melunasi utang. Bahkan juga sebelumnya juga pernah mencuri sapi dari tetangganya dan berhasil dijual.
” Kalau kemarin terjual, rencana hari ini untuk bayar utang di bank sebesar Rp15 juta. Mencuri hasilnya hanya buka lubang tutup lubang saja untuk menutupi utang saya yang banyak,” ucapnya.

Di akhir press release tersebut, kapolres Blitar Kota secara simbolis menyerahkan sapi kembali ke pemiliknya, Nurkojin. Sementara pelaku masih diselidiki lebih lanjut guna memastikan apakah aksi tersebut adalah sindikat atau sendirian. Dan pelaku diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *