Soal 8 Ruko ‘Bodong’ di Muara Angke, Kasatpol Penjaringan Bungkam

  • Whatsapp

Oleh Syaiful/Untung

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID- Ada pendapat yang menyebut, Jakarta masih menjadi surga bagi pemilik bangunan diduga tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) alias bangunan bodong.

Contohnya terjadi di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Di daerah bibir pantai tersebut terdapat delapan ruko berdiri tanpa izin diduga dibiarkan oleh aparat setempat.

Tommy, Kasie Citata Kecamatan Penjaringan mengatakan bukan wewenang dia untuk membongkar ruko tersebut. “Itu diluar ranah saya,” ucapnya sambil mengatakan tanyakan saja ke UP3 Muara Angke, yang memiliki kewenangan melakukan pemberian izin dan pembongkaran.

Indikasi pembiaran diduga dilakukan oleh Pertemuan Panjaitan, Kepala Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Penjaringan, Jakarta yang memperlihatkan sikap aneh.

Ketika dikonfirmasi apakah sudah mengeluarkan surat rekcontek untuk Satpol PP melakukan pembongkaran, dia tak menjawab malah memblokir No WA wartawan.

Sikap Kasatpol PP ini menimbulkan kecurigaan, mengapa bangunan bermasalah dibiarkan berdiri tanpa tindakan apapun sesuai Pergub No. 1068 tentang Tatacara Membangun di Provinsi DKI Jakarta serta Peraturan Daerah DKI jakarta No. 1 tahun 2014 Rencana Tata Ruang Wilayah DKI

Lagi-lagi sikap pejabat di wilayah Penjaringan ini menimbulkan kesan kurang mengenakan yang seolah menutupi ruko bermasalah yang seharusnya dibongkar paksa.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruko bermasalah ini  dapat berdiri diduga atas jasa wartawan yang membackup dan mengkondisikan di lapangan dari gangguan pihak pihak yang mempermasalahkan bangunan diduga tanpa IMB.

Dalam hal ini masyarakat meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesdan melakukan sidak dan membersihkan benalu-benalu yang merusak citra pemerintahannya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *