Sontak, Ratusan Tenaga Outsourching Kota Blitar Di Putus Sepihak

  • Whatsapp
Puluhan eks pekerja outsourcing mendatangi DLH Kota Blitar.

Oleh, Dwi

BLITAR, AMUNISINEWS.CO.ID.- Paska di rumahkannya tenaga outsourcing Pemerintah Kota Blitar  pada 31 desemberlalu, Puluhan orang mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar. (11/1/21).

Mereka yang dating tersebut mengklaim selaku wakil 161 tenaga outsourcing yang sebelumnya bekerja di bagian kebersihan. kedatangan puluhan orang tersebut untuk mempertanyakan pemutusan kontrak kerja yang mereka Anggap sepihak.

Jurubicara bekas tenaga outsourcing, Ani Rusminah mengaku bingung dengan keputusan yang di ambil Pemkot, “kesalahan kami apa?, ” Tanya Ani.,

Di ketahui, sudah menjadi rutinitas di setiap awal tahun, Pemkot Blitar selalu memperbaharui kontrak kerja tenaga outsourcing.kebiasaan tersebut sudah berlangsung sejak era Walikota Jarot Saiful Hidayat hingga Walikota Muhammad Samanhudi Anwar yang terjerat KPK pada 2018.

Ani katakan, dari 290 orang tenaga outsourcing,161 di antaranya tiba-tiba di putus kontrak kerja tanpa penjelasan dan pemberitahuan sebelumnya.”kenapa tanpa penjelasan dan pemberitahuan apapun terhadap kami,?”.keluhani, yang sudah lima tahun bekerja menjadi tenaga outsourcing di bidang pemadam kebakaran.

Ani Juga menyinggung proses rekrutmen tenaga outsourcing tahun 2021 yang menurutnya banyak kejanggalan. dikatakanya, penambahan tenaga outsourcing tersebut 18 Nama di antaranya di duga fiktif. Hal senada Juga di lontarkan Aris Wicaksono. Eks tenaga outsourcing ini menyebut adanya dugaan tenaga baru (outsourcing) tahun 2021 fiktif.Pasalnya ada 18 Nama yang ketika di cek di alamat yang bersangkutan ternyata tidak ada.Mereka diduga warga Kabupaten Blitar yang mendaftar dengan menggunakan Alamat warga kota. nama-nama tersebut di umumkan melalui web PT selaku Pihak ketiga yang di gandeng Pemkot Blitar.”ini namanya dugaan manipulasi. Kami ada bukti dan datanya.” kata Aris.

Berhembus Kabar di lapangan, pemutusan tenaga outsourcing tersebut adalah imbas pilkada 2020.mereka yang di putuskerja di anggap sebagai loyalis salahsatu pasangan Calon walikota yang kalah melawan Pasangan Cawali Petahana, Santoso.

Sementara itu, seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menemui eks tenaga outsourcing mengatakan jika untuk memberikan penjelasan pihaknya masih menunggu Pihak ketiga yaitu PT yang menyediakan jasa outsourcing “nantipenjelasannya menunggu pihak PT selaku Pihak Ketiga.” singkatnya.

Sebelumnya, Wali Kota Blitar Santoso mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi pada system kontrak kerja.dikatakanya hal tersebut rutin di lakukan setiap awal tahun.”Saya ingin ada evaluasi kerja pada tiap tahun.untuk di ketahui, evaluasi kinerja ini Tidak ada kaitanya dengan dukung mendukung pilkada.Ini murni evaluasi perihal profesional kinerja.artinya..jika kinerjanya bagus akan di pertimbangkan untuk di kontraklagi.” TegasSantoso.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *