Sosialisasi Empat Pilar sangat Penting Dilakukan

  • Whatsapp
Hj Endang Maria Astuti
Hj Endang Maria Astuti
Hj Endang Maria Astuti, SSg, SH

oleh: budi setiawan

JATENG, AMUNISINEWS.COM – Pada tanggal 22 September 2017, Hj. Endang Maria Astuti. S.Sg, SH. politikus Golkar daerah pemilihan Jawa Tengah lV, yang juga Komisi Vlll, mengadakan sosilaisasi Empat Pilar kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara dalam bingkai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD ‘45, Negara Kesatuan Republik Indonesia,  di aula gedung Alam Sayang Ngadiarjo .

Sosialisasi empat pilar yang dihadiri beberapa tokoh pemuda dan tokoh ormas berjalan dengan lancar. Dalam  sosialisasi yang interaktif, ternyata  banyak tokoh pemuda dari beberapa tokoh ormas yang  mempertanyakan kekejaman PKI yang menjadi pro dan kontra di ranah publik

Mereka rata-rata pernah mengetahui dari sejarah penghianatan PKI yang diceritakan lewat kurikulum di sekolah semasa Orde baru. Selain mendapatkan informasi dari kurikulum sejarah, kebanyakan mereka pernah menonton Film pengkianatan G30S PKI yang dibuat orde baru yang juga masih menjadi kontroversi di masyarakat.

Mestinya sejarah orde baru dan sejarah orde lama diberikan kepada generasi muda secara terbuka. Agar mereka bisa memilih dan memilah secara rasional dan obyektif. Karena kalau tidak diberikan pembelajaran yang benar dan terbuka, sama saja dengan pembodohan masyarakat.

Selain isu kebangkitan PKI yang sedang menyita bangsa ini, kita perlu juga memikirkan kondisi bangsa saat ini yang  sudah mengkhawatirkan, mengenai  masalah narkoba yang sampai mencari target anak-anak untuk di jadikan korban. Yang berarti ancaman terhadap negara. Dan keberlangsungan generasi yang berkualitas semakin menurun.

Selain kejahatan narkoba yang mengancam kualitas generasi kita, ada lagi yang tidak kalah penting, masalah kekerasan seksual terhadap anak-anak yang terjadi di mana-mana dan kadang dilakukan oleh keluarga terdekatnya. Dengan majunya teknologi informasi, kita juga menghadapi masalah pornografi yang sulit dikendalikan, karena begitu mudahnya mengakses yang berbau pornografi lewat internet.

Tantangan yang dihadapi bangsa kita semakin besar. Kita menghadapi bahaya peredaran narkoba yang semakin masif, kejahatan seksual terhadap anak yang semakin marak, kemiskinan dan kebodohan yang masih ada di depan kita. Belum efek dari globalisasi yang bisa memporak-porandakan sendi- sendi kehidupan bangsa. Dan masih banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama.

Kita mesti nya, dapat mengambil jalan yang bijak dalam menghadapi tantangan yang ada di depan kita. Gak ada jalan lain yang harus ditempuh oleh bangsa kita, selain tetap bersatu, berpedoman kepada Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD ‘45, dan menjaga tegaknya NKRI, Dalam  menghadapi tantangan bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan beradab.*

editor : maliki hd

 

Pos terkait