SP-3-kan Laporan Nasabah Allianz, Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Dipraperadilankan

Oleh Tim

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Advokat Alvin Lim dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Selasa (6/8) menyebut dua LSM akan menggugat Kapolri dan Kapolda Metro Jaya karena menerbitkan SP-3 laporan nasabah Allianz.

“Sidang perdana gugatan praperadilan akan dilaksanakan pada Senin (26/8) di PN Jakarta Selatan,dengan Ketua Majelis Hakim Suswanti,” kata Alvin.

Dua LSM tersebut, kata Alvin,  menggugat Kapolri dan Kapolda Metro Jaya atas SP3 terhadap LP kasus klaim Allianz yang menjadikan Direktur Utama dan Manajer Klaim Allianz sebagai tersangka.

“Apabila gugatan Praperadilan dikabulkan maka secara otomatis mantan Manajer Klaim Yuliana Firmansyah dan Direktur Utama Allianz Joachim Wessling akan menjadi tersangka kembali,” ujar Alvin.

Jika kalah, kedua LSM akan terus mengajukan gugatan Praperadilan dengan materi yang direvisi hingga gugatan Praperadilan dimenangkan.

Alvin mengatakan, gugatan ini akan menjadi gugatan Praperadilan abadi karena bertambahnya korban akan menambah daftar pemohon Praperadilan untuk mengajukan ulang Praperadilan karena gugatan praperadilan dapat diajukan berulang kali tanpa batasan.

Terbitkan Surat  Penghentian Penyidikan Perkara (SP-3) laporan nasabah Allianz, polisi dipraperadilankan di PN Jakarta Selatan.

Dua Lembaga Swadata Masyarakat (LSM) yang melakukan gugatan yaitu  Badan Pengawas Lembaga Keuangan (BPLK) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dibentuk untuk mengawasi kiprah lembaga keuangan serta Perkumpulan Konsumen Cerdas hukum (KCH) yang mendapatkan kuasa langsung dari Ifranius Algadri selaku pelapor dan korban Asuransi Allianz.

Dua LSM itu mengajukan gugatan Praperadilan atas LP oleh Ifranius Algadri yang dikeluarkan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) oleh Polda Metro Jaya.

Ifranius Algadri sebagai penggugat yang memberikan kuasa kepada LSM KCH menyatakan bahwa ketika mencabut laporan polisi dirinya sedang di bawah tekanan.

Ketua LSM KCH, Phioruci menambahkan, pihaknya akan meminta rekaman suara perwira polisi yang meminta perlindungan biaya dari Allianz untuk diputar di pengadilan.

Phioruci mempersoalkan perwira polisi yang diduga meminta perlindungan dari Allianz untuk biaya melawan Praperadilan.

“Bukankah polisi mendapatkan dana operasional dari negara? KPK wajib menyoroti praktik jual beli kasus di Polda ini secara seksama dan memeriksa saksi-saksi terkait untuk membuktikan kebenarannya,” katanya. .

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *