Subur, Ketua BPD Satria Mekar Peduli Pembangunan Desa

  • Whatsapp
Ketua BPD Satria Mekar, Subur saat meninjau titik lokasi longsor

Ketua BPD Satria Mekar, Subur (3 dari kanan) bersama warga

Oleh: Nandi

BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID-Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran penting mengakomodasi aspirasi langsung masyarakat. Seperti yang diemban Ketua BPD Satria Mekar, Subur. Amanah yang diberikan tidak main-main, yaitu agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan, pembangunan dan proses pemerintahan desa.

“Tugas utama BPD tidak lain melakukan fungsi-fungsi pengawasan sebagai mitra pemerintah desa. Sehingga, setiap kebijakan yang diambil dapat merepresentasikan kepentingan masyarakat,” ujar Subur yang juga sebagai Ketua Forum Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Dengan fungsi dan tugas BPD inilah, ia berharap aspirasi masyarakat secara langsung lebih dapat terakomodasi. Baik untuk proses perencanaan pembangunan desa, penetapan peraturan desa maupun pelaksanaan pembangunan daerah.

“Selain mengakomodasi aspirasi masyarakat, BPD memiliki kewenangan untuk ikut pembahasan rancangan peraturan desa bersama kepala desa dan mengawasi pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa dalam rangka pemantapan pelaksanaan kinerja pemerintah desa,” kata Subur yang mempunyai tiga anak ini.

Keberadaan BPD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan bersama pemerintah desa, bisa jadi wadah efektif fasilitasi aspirasi masyarakat. Sehingga, dalam proses pembangunan desa, masyarakat dapat berpartisipasi baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi.

BPD berperan penuh untuk menjaga lingkungan terutama masyarakat. Apalagi sekarang sudah memasuki tahun politik yang sebentar lagi akan diadakan Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dan pemilihan BPD.

Subur yang bernama lengkap Subur Dedi Sutisna ini berkomitmen mengamankan desa agar kondusif tidak terjadi bentrokan saat Pilkades termasuk pemilihan BPD dan begitu juga dengan Pilgub.

“Saya selalu memberikan sosialisasi kepada warga bisa memahami arti sebuah demokrasi agar selalu bersatu tidak terkotak-kotak tidak terpecah-belah walaupun beda dukungan kita tetap warga Satria Mekar,” ujarnya kepada Amunisinews, Senin (25/6/2018).

Sementara itu pembangunan di Desa Satria Mekar dari anggaran 2017 sudah mencapai 85 persen infrastruktur jalan sudah terealisasi. Sedangkan anggaran 2018 ini turun baru 20 persen karena memang dibagi tiga tahap 20, 40 dan 40 persen.

“Dari program yang 40 persen insya Allah kita sudah rencanakan khususnya kita bangun jalan sekitar 300 meter di daerah Kampung Kelapa itu sudah diukur. Alhamdulillah semua pekerjaan dari anggaran-anggaran dari provinsi, kabupaten maupun pusat sudah direncanakan yang sudah diporsikan masing-masing,” katanya.

Pada kesempatan ini, Subur memohon doa dan restunya kepada masyarakat agar dapat terpilih kembali sebagai Ketua BPD agar dapat meneruskan pembangunan di Desa Satria Mekar.

“Terimakasih kepada masyarakat telah mendukung saya untuk menjadi Ketua BPD agar permasalahan demi permasalahan bisa saya menjembatani dan diselesaikan bersama dan dapat meneruskan pembangunan yang masih berlangsung di Desa Satria Makar,” pungkasnya.

Pos terkait