Suhanta Laporkan Perusakan 80.000 Pohon Mangrove Pulau Putri Ke Bupati Karawang

  • Whatsapp

oleh Asep Sukman

KARAWANG, AMUNISINEWS.CO.ID-Pohon Mangrove yang berada di Pulau Putri Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Berdasarkan Analisa Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ada 9 macam Pohon Mangrove kini punah.

DPC LSM Korek Kabupaten Karawang melaporkan tentang perusakan hutan mangrove di Pulau Putri kepada Bupati Karawang pada Hari Senin tgl 11 Januari 2021 dengan surat Nomor 0198/LD/DPC/LSM-KOREK/I/2021.

Suhanta Ketua DPC LSM Korek Karawang saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan (12/01/21), “Kami melaporkan perusakan pohon Mangrove yang berlokasi di Pulau Putri ke Bupati Karawang, karena kepala desa Segarjaya tidak merespon tentang perusakan pohon mangrove diwilayahnya.”

“80.000 Pohon mangrove dirusak semua oleh pekerjaan pengerukan dari Dinas PUPR Karawang atas usulan kepala desa Segarjaya, pohon Mangrove di Pulau Putri menurut Analisa Mahasiswa IPB ada 9 jenis,” ucap Suhanta.

“Pelaksanaan pekerjaan Normalisasi (pengerukan) seharusnya saluran air saja yang dikeruk, ini kenapa sampai pengerukan kelahan hutan mangrove, kami duga ada kepentingan pribadi kepala desa Segarjaya dalam pelaksanaan pengerukan ini,” tutur Suhanta

“Sebelum dilaksanakan pekerjaan Normalisasi seharusnya pihak Dinas PUPR Karawang survey dahulu, apakah pekerjaan ini merusak lingkungan atau tidak, kalau merusak jangan dipaksakan untuk melaksanakan pekerjaan normalisasi diwilayah tersebut,” lanjut Suhanta.

“Kami meminta kepada Bupati Karawang agar menindak dan memanggil Dinas PUPR dan Kepala desa Segar jaya, dan Bupati Karawang untu memprogramkan kembali penanaman mangrove di Pulau Putri,” tegas Suhanta

“Seandainya Bupati Karawang tidak respon surat laporan ini, maka kami akan menindak lanjuti laporan ini ke tingkat yang lebih tinggi. ya itu propinsi. tutup Suhanta.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *