Tambang Rajuk Kembali Beraktifitas di Kawasan Hutan Lindung

  • Whatsapp

Oleh  Budiman S

JEBUS,MUNTOK,AMUNISINEWS.CO.ID-Para penambang ilegal di kecamatan Jebus dan Parit Tiga kabupaten Bangka Barat ini tidak ada jeranya merusak kawasan Hutan, apakah itu kawasan Hutan Produksi (HP) atau kawasan Hutan Lindung ( HL).

Terpantau pada Selasa (2/10) aktifitas penambangan dikawasan Hutan Lindung Kulong Mayat dusun Tayu Desa Ketap kecamatan Jebus kembali ramai beraktifitas, kira-kira lebih kurang 100 unit Ponton Apung dengan sistem Rajuk sedang beraktifitas.

Padahal beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2011 pernah terjadi kecelakaan tambang di Kulong Mayat itu waktu itu sekitar puluhan orang terkubur hidup-hidup diKulong tersebut.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Marwan SAG, melalui KPH Wilayah Jebus Melyadi membenarkan bahwa kawasan Kulong Mayat yang terletak di dusun Tayu desa Ketap kecamatan Jebus itu adalah kawasan Hutan Lindung,

“Benar pak itu masuk kawasan Hutan Lindung,” ujar Melyandi melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/10/2018).

Melyadi jelaskan selain termasuk kawasan HL, sekelilingnya adalah kawasan HP dengan total luas kawasan itu adalah,

“Kalau HL Pantai Jebu Bembang, luas totalnya lebih kurang 9.900 ha sementara HPnya wilayah konsesi HTI atas nama PT. Bangun Rimba Sejahtera (BRS),” ujarnya juga.

Saat disinggung apakah selama ini Dinas Kehutanan pernah melakukan penertiban, Melyadi katakan untuk dari Dinas Kehutanan belum pernah tetapi kalau mau jelas konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedangkan dari pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung pernah sekali melakukan penertiban,

“Dari Dishut belum pernah pak, tetapi lebih jelas tanya pak Kadishut, kalau Polda Babel pernah satu kali pak,” jawabnya lagi.

Persoalan lain adalah penampung dan pembeli timah hasil dari kegiatan penambangan ilegal dari kawasan HL dan HP itu masih ditelusuri karena beberapa masyarakat belum mau menyebutkan bahwa biji timah hasil penambangan di kawasan HL dan HP itu dijual kemana.

 

Pos terkait