Tambang Timah Rajuk Kawasan Bakau dan Sungai Perimping Riau Silip Resahkan Nelayan

  • Whatsapp
Oleh Herman Saleh
SUNGAILIAT BABEL, AMUNISINEWS.CO.ID—Maraknya aktifitas Tambang Timah Rajuk yang beroperasi di Kawasan Hutan Lindung Bakau Dusun Tirus dan Kawasan Sungai Perimping Desa Riau Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka sangat meresahkan warga yang bekerja sebagai nelayan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua HNSI ( Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia ) Kecamatan Riau Silip Sunkim kepada Amunisi News kemarin Kamis (31/5/2018) saat ditemui ditempat tinggalnya, kegiatan penambangan mereka sangat mengganggu kami yang bekerja sebagai Nelayan yang sehari hari menggantungkan hidup dari hasil menangkap Ikan dan Udang di sekitar Sungai Perimping tersebut,

” Kami sebagai Nelayan merasa sangat terganggu sekali,” ungkap Sunkim.

Selain itu Sunkim ungkapkan juga walau lokasi itu sering di Razia oleh pihak berwajib tetapi saat dilakukan Razia, petugas hanya mendapatkan Ponton – Pontonnya saja sedangkan pelaku penambangannya sudah kabur seakan akan mereka mengetahui kalau akan di Razia oleh petugas,

“Beberapa Minggu yang lalu ada razia, cuma sebelum razia mereka kelihatannya sudah mengetahui kalau bakal ada Razia dan saat datang petugas, beberapa ponton sudah disembuyikan, petugas hanya menemukan beberapa Ponton yang ditinggalkan oleh penambang,” lagi ungkap Sunkim.

Sunkim juga sebut kegiatan penambangan di Kawasan Bakau tersebut ada dugaan di koordinir oleh Warga setempat seperti Delut, Fadli dan Sarimin,

” Ada dugaan beberapa warga ikut mengkoordinir kegiatan penambangan tersebut, seperti Delut, Fadli dan Sarimin. Dan anehnya¬† Anggota juga tidak berani terhadap mereka,” sebut Sunkim.

Kemudian masih menurut Sunkim, kegiatan penambangan tersebut diduga dilindungi oleh Kades Riau dan Kadus Tirus,

“Bagaimana mau beres karena Kades dan kadusnya berada belakang mereka,” tambah Sunkim.

Pos terkait