Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Pasuruan Gelar Razia

  • Whatsapp
Kaur Regiden. IPTU Yudhi Anugrah Putra. SIK., MH. Didampinggi Iptu Gede Sukaana Saat memeriksa kelengkap an pengendara yakni SI , STNK, Helm dan lainnya.

Oleh : Tim

Kaur Regiden. IPTU Yudhi Anugrah Putra. SIK., MH. Didampinggi Iptu Gede Sukaana, saat memeriksa kelengkapan pengendara yakni SIM , STNK, Helm dan lainnya.

PASURUAN, AMUNISINEWS.CO.ID – Upaya Satlantas Polres Pasuruan, Jawa Timur. untuk menekan angka kecelakaan Lalu lintas terus dilakukan, seperti  menggelar razia rutin. Dari pantauan puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat berhasil terjaring dalam razia tersebut.

Satu persatu kendaraan yang melintas dari arah timur ke barat dan juga sebaliknya, yakni. di Jalan Gajah Mada maupun Jalan A. Yang, tepatnya di simpang lima pengadean bangil. untuk diperiksa kelengkapan berkendara, Kamis. (26/07/2018).
Kasat Lantas Polres pasuruan AKP. Erika Purnama putra., SIK saat di konfirmasi yang melalui Kanit Turjawali Iptu Gede Sukaana mengatakan, bahwa gelaran razia kendaraan ini merupakan program rutin jajaran Satlantas sebagai tindakan preventif atau mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, juga untuk meningkatkan kesadaran para pengendara agar tertib berlalu lintas.

“Gelaran razia ini sudah menjadi program rutin kami, dikandung maksud guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat agar dapat tertib dalam berlalu lintas.
Sebab, kecelakaan bermula dari tidak tertibnya dalam berkendara,” katanya.

Dijelaskan, sebanyak 75 pelanggar yang terjaring dalam razia itu dengan berbagai kesalahan.  Seperti, pelanggaran tak mengenakan helm 54 orang, tidak bisa menunjukkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) 5 orang, dan pengendara yang tidak bisa meunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 20 orang.

“Selain itu, ada sejumlah jenis kendaraan yang juga berhasil diamankan petugas. Diantaranya SPM 68 unit, Kendaraan roda empat 10 unit.
Semua pengendara yang dinyatakan melanggar tetap dikenakan E-tilang sesuai undang-undang lalu lintas. Hal tersebut, untuk menghindari praktek pungli,” jelas Gede  saat di konfirmasi usai giat operasi.
Terbukti, razia dapat menurunkan jumlah kasus laka lantas di wilayah hukumnya,  tambah nya.

“hingga kini jumlah laka lantas ada 17 kasus. Yang seluruhnya disebabkan karena tidak tertibnya pengendara dalam berkendara, Alhamdulillah, dibanding tahun kemarin sama tahun ini menurun drastris,” imbuhnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar selalu tertib dalam berkendara, yaitu dengan menyiapkan kelengkapan berkendara seperti surat surat kendaraan, maupun helm bagi keselamatan pengendara itu sendiri.

 

editor: maliki hd

 

Pos terkait