Tekan Pelanggaran Lalin, Perlu Upaya Semua Pihak

  • Whatsapp

Oleh Franky Urias

PASURUAN,AMUNISINEWS.CO.ID.: Memasuki penghujung akhir tahun 2017, pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas masih saja tetap tinggi.Dari data yang diperoleh dari Satlantas Polres Pasuruan, jumlah pelanggaran lalu lintas di sepanjang tahun 2017 meningkat menjadi 50.729 pelanggaran, atau naik sebesar 60 persen dari jumlah pelanggaran di tahun 2016 yang mencapai angka 31.503 pelanggaran.

Menurut AKP Erika Purwana Putra selaku Kasatlantas Polres Pasuruan, kasus yang paling banyak terjadi yakni pelanggaran terhadap rambu lalu lintas hingga dokumen kendaraan yang tidak lengkap.

AKP Erika menilai kedisiplinan masyarakat mematuhi aturan lalu lintas masih rendah.

Dari data yang tercatat, karyawan swasta dan pelajar masih mendominasi posisi tertinggi dalam penindakan tilang.

“Dilihat dari anatomi pelaku pelanggaran lalu lintas di Pasuruan tahun 2017, masih didominasi oleh karyawan swasta sebanyak 48.141 dari pelanggar ditahun 2016 sebanyak 30.387 pelanggar,” ucapnya.

Selain itu, lanjut AKP Erika Purwana Putra, pelanggaran terbanyak ke dua dilakukan oleh pelajar, bila ditahun 2016 sebanyak 743 pelanggar, sedang di tahun 2017 pelanggar dari kalangan pelajar meningkat menjadi 1864 pelanggar.

Selain itu, ada juga dari PNS dan dari pekerjaan lain-lain. Perwira lulusan Akpol 2009 tersebut mengatakan, selama ini sanksi seperti teguran dan tilang pun masih terus dilakukan terhadap para pelanggar aturan lalu lintas.

Sebelum menilang, dia berujar, polisi biasanya melakukan tindakan persuasif jika pelanggaran yang dilakukan pengendara kendaraan bermotor masih dalam kategori biasa seperti tidak menggunakan pelindung kepala atau helm.

Meski begitu, AKP Erika panggilannya menuturkan, penegakkan hukum seperti penjatuhan sanksi atau denda bukan satu-satunya solusi efektif untuk mengurangi jumlah pelanggaran lalu lintas.

Menurutnya, pengurangan pelanggaran lalu lintas harus dimulai dari peningkatan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat untuk mematuhi aturan.

Dia mengatakan, peran warga pun sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan berlalu-lintas ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *