Tema Hari Difabel Internasional 2019, agar Hilangkan Stigma Negatif

Oleh, Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.Hari Penyandang Cacat Internasional atau Hari Difabel Internasional adalah peringatan Internasional yang didorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1992 dan diperingati setiap tanggal 3 Desember

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas, memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan serta kesejahteraan difabel. Tahun ini, puncak acara Hari Disabilitas Internasional dipusatkan di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta-Pusat.

“Di hari disabilitas internasional tahun ini, masyarakat harus meningkatkan kesadaran tentang disabilitas.Masih banyak permasalahan terkait pemenuhan hak penyandang disabilitas,” tegas Senator DPD RI dapil Sulawesi Tenggara.yang menjabat sebagai Anggota Komite III dan Hj Andi Nirwana adalah istri seorang Bupati.pada, Jurnalis, amunisinews.co.id.,¬†Selasa,(3/12/19)

Pemerintah harus memastikan dan menjamin terpenuhinya  pemenuhan hak dan kesempatan penyandang disabilitas disegala bidang sesuai amanah UU Nomor 8 Tahun 2016.

Lebih lanjut ditegaskan, maka kita harus selalu memberi dukungan dan peduli serta menghilangkan stigma negatif terhadap penyandang disabilitas.

“Saya juga berharap, sapras fasum untuk para penyandang disabilitas terpenuhi seperti. Fasilitas di KAI, Bus dan lainnya harus memadai untuk para penyandang disabilitas dan fasos lainnya,” tegasnya dipengujung pembicaraan ponsel.

 

171 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.