Terkait Laporan Masyarakat, Panitera dan Tiga Hakim Diperiksa Pengadilan Tinggi Babel

  • Whatsapp

hakim-diperiksa-perkaraPANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM—–Satu Panitera dan tiga Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat diperiksa oleh hakim justicia di Pengadilan Tinggi Bangka Belitung. Hal itu disebabkan adanya laporan masyarakat yang masuk ke pusat dari salah satu warga terkait kinerja dalam menangani sebuah perkara persidangan pada Rabu (19/10)

Walau tidak diterangkan secara detail dan sempat terkesan ditutup-tutupi namun akhirnya Kepala PN Sungailiat melalui Humasnya, Solihin membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. Namun PN Sungailiat mengaku tidak mengetahui inti materi yang diperiksakan ke 3 hakim dan 1 panitera itu.

“Benar, ada itu ( 1 panitera dan 3 hakim) diperiksa. Sudah sejak kemarin dan hari ini di pengadilan tinggi Babel,” kata Solihin kepada sejumlah wartawan, Rabu (19/10/2016).

Sumber amunisinews.com , ketiga hakim tersebut diketahui berinisial JPM, OEH, MS dan panitera atas nama MS. Solihin pun membenarkan ketiga hakim yang diperiksa itu masih bertugas seperti biasanya.

“Mereka masih bertugas di sini. Tadi berdasarkan koordinasi mulai kemarin. Dan benar itu atas nama itu,” ujar Solihin mengiyakan nama-nama 3 oknum hakim dan 1 panitera yang disebutkan wartawan.

Dalam persoalan tersebut menurut Solihin yang terpenting 1 panitera dan  3 hakim telah memenuhi panggilan untuk memberikan klarifikasi. Disinggung terkait apakah ada sanksi apabila ditemukan pelanggaran dalam pemanggilan tersebut, Solihin juga tidak bisa memberi keterangan lebih jauh.

“Soal (sanksi) tanya ke pemeriksa, tetap wewenang mereka di sana (pemeriksa) pengadilan tinggi ,” jelasnya.

Namun menurutnya, untuk pemeriksaan kemungkinan lebih ke materi persidangan. Dalam hal ini pihaknya hanya memberi keterangan sebatas informasi adanya pemeriksaan terhadap 1 panitera dan 3 hakim  di Pengadilan Tinggi Babel tanpa mengetahui materi pemeriksaan sesungguhnya.

Informasi lainnya yang diterima, pelapor merupakan warga terkait persidangan perkara pidana yang kemudian belakangan menjadi perkara perdata dan sidang masih berjalan. Pelapor diduga tidak puas atas kinerja majelis hakim dan panitera dan merasa ada ketidakberesan selama proses persidangan..(robi)

 

Pos terkait