Terkait Pengelolaan Pasar, Kadis Perdagangan Jadi Bulan-bulanan Komisi II DPRD Jeneponto

  • Whatsapp

Oleh Hamzah Sila

JENEPONTO, AMUNISINEWS.CO.ID – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten  Jeneponto Sulawesi Selatan,  Muh. Jafar Kr. Siama menjadi bulan bulanan dengan Komisi II DPRD Jeneponto terkait dengan pengelolaan pasar yang ada di Jeneponto utamanya pasar Allu dan pasar Karisa.

Ketua komisi II DPRD Jeneponto, Hanafi, SE, MM dari fraksi PAN memimpin pertemuan tersebut, di ruang rapat komisi II lantai II gedung DPRD Jeneponto Sulawesi selatan.

Anggota komisi II DPRD Jeneponto lebih banyak menyoroti terkait dengan keberadaan menjamurnya lapak yang ada di pasar Karisa dimana lapak tersebut, tiap hari bertambah dan ini butuh penanganan, kepegawaian dan perhatian pada instansi terkait.

Lain halnya dengan pasar Allu yang sampai sekarang peruntukannya belum jelas.

Menurut Ketua Amuba Bangkala, Amrullah  di hadapan anggota komisi II DPRD Jeneponto mengatakan, bahwa sampai detik ini data dari Kepala pasar Allu maupun data dari Kadis perdagin Jeneponto.

“Datanya  tidak jelas karena data itu publik tidak bisa mengaksesnya sehingga dugaan kongkalikong besar kemungkinan, ada yang diperjual belikan dan lain lain,” urai QAmrullah.

Muh Jafar kr Siama berjanji dihadapan anggota komisi II, dalam waktu 2 minggu kedepan 200 lebih pengguna kios dan sejenisnya akan dibuatkan surat keputusan (SK) terkait peruntukan penggunaannya kepada siapa siapa berhak memakainya sesuai dengan data dari perdagin.

Dan juga dalam waktu dekat, pihak Amuba Bangkala akan melaporkan kepada pihak yang berwajib terkait kisruh pasar Allu sebab nantinya kalau sudah berkasus nanti kiat lihat bersama sama siapa sutradaranya selama ini.

Olehnya itu harapan komisi II DPRD Jeneponto agar Dinas perdaging Jeneponto bekerja dengan baik, bekerja sesuai dengan tupoksinya tanpa ada kepentingan pribadi di dalamnya.

“Hilangkan ego kepentingan pribadi kalau mau berkinerja baik,” urai Ketua Komisi II, Hanafi Sewang.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *