Tidak Selesai Tepat Waktu, Proyek Talud Ini Putus Kontrak

  • Whatsapp

Oleh Herman Saleh

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.CO.ID– perusahaan yang mengerjakan proyek pembangunan talud atau penahan tanah urugan milik kantor Kesehatan Pelabuhan dipastikan tidak selesai dari waktu yang telah ditentukan, ahirnya perusahaan tersebut diputus kontraknya oleh PPK dari kantor Kesehatan Pelabuhan.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan di Pangkalbalam yang dihubungi wartawan media ini membenarkan proyek pembangunan tersebut adalah milik kantor kesehatan pelabuhan.

“Benar itu milik kantor Kesehatan Pelabuhan dan proyek itu sudah diputus kontrak. Perusahaan kontraktor sudah di black list sebab tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya hingga tanggal 5 desember 2017,” kata Sihotang via telepon, Selasa (12/12/2017).

Disinggung soal pembayaran terhadap progres pekerjaan talud tersebut, Sihotang mengaku belum tahu secara pasti.

“Yang lebih tau Pak Sahibudin selaku PPKnya. Jadi datang saja ke kantor biar lebih jelas. Soalnya saya saat ini lagi di Medan,” tukasnya.

Sebelumnya,  dalam pantauan wartawan pada Senin (11/12) di lokasi proyek pembangunan talud yang ditargetkan selesai tanggal 5 Desember 2017 sudah sepi dari aktivitas para pekerjanya. Mirisnya lagi kondisi dinding talud sudah retak dan terbelah dari bawah pondasi hingga ke permukaan talud. Selain itu papan plang proyek juga sudah tidak terlihat lagi.

Sementara itu, Hermanto yang disebut sebut selaku kontraktor membantah kalau pekerjaan proyek pembangunan talud itu tidak selesai.

“Sudah selesai pak,” kata Hermanto ketika dihubungi via telepon selulernya.

Disinggung soal hasil pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek lantaran dinding talud sudah retak terbelah. Hermanto berdalih kalau pekerjaannya sudah sesuai Spek sedangkan keretakan itu disebabkan tabrakan PC.

“Retak itu disebabkan oleh tabrakan belakang pc pas mundur. Nanti kita perbaiki pak, kan masih dalam pemeliharaan,” dalihnya.

Disinggung kembali soal tiang pancang yang belum terpasang, Hermanto mengaku masih mendapatkan tambahan waktu untuk penyelesaian pemancangan sheet pile dengan sanksi dendanya.

“Kontrak kita sudah lewat tapi kami dikasih waktu penyelsaian untuk pemancangan sheet pile itu disertakan denda berjalan. Terima kasih,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *