Tim Gugus Tugas Kota Tual Resmi Pulangkan Pelaku Karantina Akhir April 2020

  • Whatsapp

 

Oleh Jecko Poetnaroeboen

TUAL, AMUNISINEWE.CO.ID – Pemerintah Kota Tual melalui Tim gugus Tugas resmi Informasikan kepada seluruh masyarakat pada akhir bulan April 2020 semua Pelaku Karantina terpusat yang tersebar di beberapa titik akan dipulangkan itu artinya sudah selesai menjalani masa karantina terpusat selama 14 hari.

Dalam bulan ini peserta Pelaku Karantina akan dipulangkan, gelombang pertama rabu 22 april, gelombang kedua jumat 24 april dan gelombang ketiga selasa 28 april 2020 yang terpusat di gedung LPTQ Kota Tual, SD Fiditan, SMK 1, SD N 7, Ohoitel, Ohoitahit dan Desa Taar, dan paluku karantina terakhir yang datang dengan pesawat juga akan menyusul.

Hal ini dikatakan oleh juru bicara (Jubir) Covid-19 Kota Tual, Moksen Ohoiyuf kepada media Amunisinews, Selasa (21/4/2020).

Juru bicara (Jubir) Covid-19 Tual, Moksen Ohoiyuf menyampaikan, bahwa apa yang menjadi harapan Walikota Tual kepada seluruh pelaku perjalanan yang tiba di Kota Tual agar betul – betul mematuhi dan mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Tim gugus Tugas, hal ini semata -mata untuk kepentingan bersama.

“Bagi peserta karantina mandiri tolong bagi orang tua dan keluarga terdekat untuk terus melakukan pengawasan karena dari situlah Garis terdepan Pengawasan ada di situ,” ujar Moksen.

Untuk itu, pada intinya Walikota menekankan kepada seluruh orang tua dan pelaku perjalanan menjadi Garda terdepan dalam mengawasi pelaku perjalanan karena ketika meraka berada di rumahnya masing – masing jauh dari pantauan Tim gugus Tugas dan masyarakat luar.

“justru keluarga terdekat itulah yang sangat diharapkan untuk menjadi Garda terdepan dalam melakukan pengawasan terhadap pelaku perjalanan ini,” kata Moksen.

Oleh karena itu, untuk melakukan Pemberantasan pencegahan Penyebaran Covid-19 ini bukan menjadi tangung jawab Gugus Tugas saja melainkan menjadi tangung jawab seluruh masyarakat yang berada di Kota Tual saat ini.

Selain itu, peserta karantina sampai dengan saat ini per 20 april sudah sekitar 2500 jiwa pelaku perjalanan yang datang dan kita tetap melakukan pengawasan ketat baik itu yang terpusat maupun mandiri, dan sejauh ini alhamdulilah semua dalam keadaan sehat – sehat.

Satu orang diantaranya berstatus ODP (Orang Dalam Pantauan), Tim gugus Tugas akan terus melakukan pemantauan untuk dalam beberapa hari lagi, dan mudah – mudahan kondisi ini terus bertahan sehinga dinyatakan selesai dari pantauan seperti itu dan kondisinya sehat – sehat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *