Tim Kajian Setjen Dewan Ketahanan Nasional ke Tolitoli

  • Whatsapp

Oleh Haryanti

setjen ketahanan- nasiona;

TOLITOLI, AMUNISINEWS.COM– .Ramah Tamah Tim Kajian Daerah Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia bersama jajaran Pemerintah Daerah  Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu 18 Oktober 2017 di Aula Wisma Daerah.

Acara yang diketuai oleh Maijen TNI Aris Martono Haryadi itu dihadiri oleh  Brigjen TNI Hatta Umar Rukka, Dirjen TNI Muhammad Hatta, Kolonel Yudi, Maulana, Kolonel Laut Taufik Unsur Forkopimda, Bupati Tolitoli, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli, Seluruh Assisten dan Staf Ahli Bupati, serta kepala OPD

Bupati Tolitoli H. MOH. Saleh Bantilan SH. MH mengatakan Ketahanan Nasional merupakan suatu bentuk kondisi Dinamis bangsa meliputi segenap aspek kehidupan nasional, yang berintegrasi khususnya di negara Indonesia. Pemerintah Daerah kabupaten Tolitoli dalam menjalankan roda Pemerintahan maupun Pembangunan senantiasa memperhatikan aspek ketahanan nasional yang juga diselaraskan dengan sembilan konsep nawacita Presiden Republik Indonesia.

Konsep tersebut teruang dalam Visi Pemerintah daerah kabupaten Tolitoli yang salah satunya adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat yang relegius dan berbudaya dalam tatanan kearifan lokal.

Disampaikan pula bahwa Kabupaten Tolitoli mempunyai luas wilayah 4.079,77 Kilometer bujur sangkar atau 407.997 hektar dan mempunyai panjang garis pantai 453,98 kilometer secara geografis terletak di esisir pantai barat Sulawesi, tepat dipintu masuk bagian utara selat Makassar berhadapan langsung dengan laut Sulawesi dan selat Makassar dengan luas laut kewenangan 3.268,65.

Selain dikatakan pula potensi pengembangan wilayah perbedaan kondisi geografis wilayah mengakibatkan perbedaan sumber daya alam yang dimiliki sehingga berdampak pada perbedaan komoditi unggulan yang diusahakan disetiap wilayah. Sehingga kabupaten Tolitoli memiliki banyak komoditi unggulan yang di hasilkan oleh masing- masing wilayah baik dari sektor industri pengolahan yang memanfaatkan bahan baku hasil peternakan.

Sementara itu kesan dan pesan yang disampaikan Ketua Tim Kajian Daerah, Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia Maijen TNI Aris Martono Haryadi mengatakan bahwa tugas secara umum dari Wantanas adalah memberikan masukan kepada presiden meliputi bidang politik, ekonomi, agama, Hankam dan lain sebagainya Tim ini memberikan masukan atau rekomondasi ada hal yang akan diambil oleh Presiden sehingga langkah-langkah apa yang diambil oleh Presiden

Untuk memberikan Rekomondasi kepada Presiden tentang kemungkinan ada hal yang perlu dimasukan kepada Presiden terkait masalah contohnya Sulawesi Tengah akan melaporkan ke Tim, Tim langsung melaporkan kepada Presiden. Biasanya ditindak lanjuti oleh staf konsumen kepada kementrian yang terkait tergantung dari pada Rekomdasi yang disampaikan. Dikatakan pula kepada Bupati sebagai penawaran bagaimana kedepan generasi muda ini bisa bekerja sama dengan inspektor tidak hanya kepada sapi potong tetapi sapi pera sebagai bisnis kedepan.

Editor Hendra Usmaya

Pos terkait