TNI dan Massa Kec. Polsel dan Polut Bentrok di Jalan Poros Takalar

Oleh, Hamzar Siriwa

TAKALAR, AMUNISINEWS.CO.ID. – Gabungan TNI AD se-Kodam XIV Hasanuddin yang dipimpin, Katim Bulsik, Kolonel Inf.Jayusman S.AP, M.Si bentrok dengan ratusan massa Pammukkulu dan Polongbangkeng Selatan (Polsel) pada Kamis, (7/11/2019).

Insiden atau kejadiannya berada di jalan poros depan kantor Bupati Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallasang, Kabupaten Takalar,

Massa yang tergabung dari Pammukulu, Polongbangkeng Utara (Polut) diketahui, dipimpin Abdul Bani, sedangkan massa dari Polongbangkeng Selatan (Polsel) dipimpin Muallim Bahar.

Kedua kubu massa antara Abdul Bani dan Muallim Bahar pun saling serang dengan menggunakan parang batu dan bom molotov. Bahkan, keduanya saling adu jotos yang mengakibatkan kedua kubu massa mengalami korban jiwa.

Aksi Simulasi Konflik Sosial ini dilakukan dalam rangka Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Perbantuan kepada Pemda dan Polri untuk mengatasi kerusuhan sosial masyarakat Pammukkulu dan masyarakat Polsel.

Tak ada penyelesaian di jalan Poros Takalar antara kedua kubu massa, masing-masing perwakilan massa 5 orang dibawa ke Kantor Bupati untuk dilakukan mediasi.

Adapun yang memediasi pertikaian antara massa Pammukkulu dengan massa Polsel yaitu, Danrem 141/ Toddopuli, Kolonel Inf. Suwarno, S.AP, Dandim 1426 Takalar, Letkol Inf. Ilham Yunus, S.Sos. M.Si dengan Kapolres Takalar, AKBP. Gany Alamsyah Hatta dan Wakil Bupati Takalar, H. Achmad Daeng Se’re, S.Sos.

 

28 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.