TNI – Polri Gelar Operasi K2YD, Berhasil Sita Sopi Sebanyak 1 Ton 73 Liter

  • Whatsapp

Oleh Jecko Poetnaroeboen

TUAL, AMNISINEWS.CO.ID-Kapolres Maluku Tenggara AKBP.Alfaris Pattiwael.SIk Bersama Dandim 1503 Tual, Letkol Inf Laode Mohamad Sabarudin menggelar Operasi K2YD berhasil menyita minuman keras tradisional jenis Sopi sebanyak 1 ton 73 liter di KotaTual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Malra AKBP Alfaris Pattiwael. SIK, MH kepada media Amunisinews, jumat (13/3/2020).

Untuk itu, sesuai laporan Polres Malra dalam kurun waktu dua jam, TNI – Polri dibawah kepemimpinan Kapolres Malra, AKB Alfaris Pattiwael dan Dandim 1503 Tual, Letkol. Inf Laode Mohamad Sabarudin  bersama jajaranya, berhasil menyita minuman keras tradisional Sopi sebanyak 1 ton, 73 liter sopi.

Kapolres Malra bersama Dandim menggelar Konferensi Pers (Konpers) membenarkan, penyitaan sopi tersebut. Kapolres Alfaris Pattiwael mengatakan kegiatan malam ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara maupun Kota Tual.

“Pasca konflik warga Desa Taar, Kota Tual dan Pemuda Hollat, Kei Besar Utara Timur, Kabupaten Malra, kami bersinergi bersama Kodim 1503 Tual rutin menggelar patroli, hasilnya dalam waktu dua jam Polri dan TNI berhasil menyita 1, ton 73 liter sopi pada berbagai tempat di Kota Tual dan Malra “ ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres mengatakan, bahwa pasca memimpin Polres Malra, masih banyak hal yang harus dibenahi, karena banyak terjadi gangguan kamtibmas akibat tindak pidana konvensional seperti penganiayaan, pemerkosaan, pencabulan, pembunuhan, perkelahian antar kampung atau kelompok, penyerangan terhadap seseorang dan pengrusakan atas obyek tertentu.

“Polres Malra saat melakukan evaluasi rata – rata perbuatan tindak pidana konvensional itu terjadi karena masyarakat mengkonsumsi minuman tradisional jenis sopi, sehinga perlu tindakan konkrit polisi yang sifatnya pencegahan agar tidak lagi terjadi kejahatan tersebut,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut kata Kapolres, rasia Miras itu  dilakukan setelah pertikaian yang terjadi antara dua kelompok masyarakat dua hari lalu, sehinga pihaknya dibacup Kodim 1503 Tual, resmi gelar rasia diberbagai tempat di Kota Tual dan Kabupaten Malra.

“Kegiatan ini rutin digelar Polres Malra setiap hari, dengan sasaran masyarakat yang mabuk di jalan dan membawah alat tajam siapapun dia akan kita tindak, kami akan laksanakan Patroli rutin setiap malam sebab kami percaya angka kriminalitas akan menurun,” tegas Kapolres.

Menurut Kapolres Pattiwael, teori kejahatan yang dipelajari yakni N plus K hasilnya K, artinya niat plus kesempatan hasilnya adalah kejahatan, sehingga Polisi akan bergandengan tangan dengan TNI  memutus mata rantai tersebut, dengan melakukan pencegahan, sehingga kesempatan itu hilang dan menekan angka kriminalitas di Kabupaten Maluku Tenggara maupun Kota Tual.

Jumlah Barang bukti minuman lokal jenis Sopi yang disita Polres Malra pada wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, sebanyak 905 liter.sedangkan Barang bukti sopi yang disita pada wilayah Kota Tual, sebanyak 168 liter.

Total keseluruhan minuman tradisional jenis sopi yang disita POLRI dan TNI sebanyak  1.073 liter atau 1 ton 73 liter.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *