Tujuan Memotivasi 0PD Untuk Peningkatan PAD, Komisi II DPRD Jeneponto Gelar Rapat Dengar Pendapat

  • Whatsapp

Oleh  Hamzah Sila

JENEPONTO, AMUNISINEWS.CO.ID-Komisi II DPRD  Jeneponto kembali menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Pendapatan daerah Kabupaten Jeneponto Sulawesi selatan, di ruangan Komisi II lantai II gedung DPRD  Jenelonto. Jumat, 3 Juli 2020.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II,  Hanafi Sewang, SE, MM berlangung mulai jam 13.15 wita sampai dengan jam 15.45 wita dengan agenda, terkait rencana pembentuan Ranperda Badan Usaha milik daerah (BUMD) kab. Jeneponto. Hal ini dilakukan untuk lebih memotivasi beberapa OPD dalam meningkatkan PAD nya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah kab. Jeneponto DR. Syarifuddin lagu, di hadapan anggota Komisi II DPRD Jeneponto menyampaikan, bahwa terkait dengan ranperda BUMD, sementara berproses di Kemendagri kita mintakan rekomendasi mudah mudahan cepat keluar dan dilakukan pembahasan di Dewan dan bisa diberlakukan tahun depan 2021.

Terkaut itu, Anggota komisi II, H. Zainuddin Bata menyampaikan, bahwa paling tidak ada semacam scudel time yg bisa dilakukan oleh Bapenda jeneponto untuk mempercepat perolehan mendapatkan rekomendasi Ranperda BUMD di Kementerian.

Sebab ketika rekomendasi kementerian belum juga turun, sementara Bapemperda DPRD  Jeneponto sudah melakukan pembahasan, maka tidak tertutup kemungkinan ini bisa tertunda tahun depan dan nanti terlaksana tahun 2022. Olehnya itu Bapenda Jeneponto harus punya kiat kiat khusus.

Sementara menurut penjelasan Kepala Badan, DR. Syarifuddin Lagu menyampaikan, bahwa sesuai mekanisme untuk mendapatkan rekomendasi maka 14 hari kerja setelah di terimanya berkas maka institusi atau lembaga tersebut idealnya sudah mengeluarkan rekomendasi dan terkait itu Bapenda Jeneponto sudah melakukannya.

Sekaitan dengan itu, Ketua Komisi II, Hanafi sewang berharap, agar rekomendasi terkait ranperda BUMD yg di keluarkan oleh kemendagri nantinya bisa bersamaan pembahasannya di ranperda yang masuk  di Dewan yang mana untuk tahun ini 2020, 6  buah ranperda inisiatif eksekutif dan 8 buah renperda inisiatif legislatif mudah mudahan bisa berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah dibuat oleh Bapemperda.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *