Uang Digital Mempermudah Transaksional Dimanapun Berada

Oleh, Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Diera perkembangan zaman yang begitu Pesat teknologi, era digital tentunya pangsa pasar masuk didalam teknologi digital, dengan mudah untuk mendapatkan apa saja yang kita inginkan.

Belakangan start up fintech sedang bermunculan di Indonesia. Banyak generasi orang-orang kota terutama generasi milenial yang tertarik dengan uang digital sebagai sarana transaksi sehari-hari.

Casytha Arriwi Kathmandu SE, anggota DPD. RI, wanita yang dibilang masih muda dan mempunyai pengalaman di perbankan tentunya mengetahui dalam perbankan, daerah pemilihan Jawa Tengah, Komite lV yang membidangi APBN dan Pajak,

Perbankan.menjelaskan, OJK sebagai lembaga yang mengawasi jasa keuangan sudah mengeluarkan regulasi mengenai uang digital dan para pelaku startup fintech harus mematuhi regulasi yang ada, agar kegiatan fintech tidak merugikan masyarakat.

“Walaupun uang digital sudah ada regulasinya, tapi kenyataanya masih banyak startup fintech yang menjalankan operasinya secara illegal. Pemerintah lewat OJK telah mengeluarkan rilis startup fintech yang illegal, maka masyarakat harus membaca rilis yang dikeluarkan OJK, agar tidak menggunakan fintech yang illegal, untuk menghindari kerugian,”tegas wanita asal Solo.kepada awak, amunisinwws.co.id Selasa,(15/10/19) di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta-Pusat.

Fintech bisa mendorong gerak dan pertumbuhan ekonomi nasional karena sangat praktis dan cepat proses transaksinya.

Masyarakat Indonesia masih belum familier terhadap fintech, apalagi masyarakat yang ada di daerah yang masih terbiasa dengan bank konvensional dalam bertransaksi keuangan.

Bank konvensional lebih aman, karena Bank konvensional di jamin LPS dan kinerjanya setahun sekali diperiksa oleh OJK, sedangkan fintech tidak. Mengenai bunga, bank kovensional bunganya rendah sedangkan fintech bunganya sangat tinggi bahkan ada yang mencapai 30%

“Startup fintech dalam penagihan pinjaman menggunakan segala cara. Misal semua teman si peminjam diberi tahu lewat sms bila si peminjam tidak membayar pinjamanya,” ujar Casytha Arriwi Kathmandu, di komplek parlemen, Selasa, 15/10/2018

Casytha Arriwi Kathmandu berharap perbankan konvensional bisa bersinergi dengan startup fintech,  pemerintah memperjelas peraturan startup fintech biar terjadi transparansi dalam mengopersionalkan keuangannya, dengan bertumbuhnya startup fintech di Indonesia berarti akan bisa mendorong sistem keuangan menjadi semakin inklusif.

 

83 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.