UPK Kotatua Jakbar, Gelar Festival Budaya Kampoeng Arab di Pekojan

  • Whatsapp
Segenap pendukung terselenggaranya Festival Budaya Kampoeng Arab Pekojan -foto istimewa

Oleh : M.Hidayat

Segenap pendukung terselenggaranya Festival Budaya Kampoeng Arab Pekojan -foto istimewa

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Nuansa salasatu asset Disparbud (Dinas Pariwisata dan Budaya) Prov. DKI Jakarta bidang ke Jagar Budaya an di wilayah Jakarta yang di bawahi oleh UPK Kotatua Jakarta Barat yaitu (Masjid) Langgar Tinggi Pekojan Kel. Pekojan Kec. Tambora Jakarta Barat.

Terkait guna usaha pengembangan sektor destinasi wisata nasional di wilayah Prov. DKI Jakarta cq Sudinparbud Walikota Jakbar, dan sebagai kepanjangan tangannya. Maka UPK Kotatua sebagai pelaksana acara gelaran yang kedua seusai acara gelaran budaya wisata kampoeng Pecinan di Glodok beberapa waktu lalu. Dan satu event lagi  akan dilaksanakan nanti di pesisir Kampung nelayan Muara baru Jakut.

Selanjutnya pada Minggu tanggal 6 Mei 2018 pukul 09.00 Wib telah di selenggarakan event Pekojan Day atau sehari festival budaya Kampoeng Arab, bertempat di jalan raya Pekojan No 43 dan tepatnya di sekitar (Masjid) Langgar Tinggi –Kel.Pekojan Kec. Tambora Jakbar.

Selaku Kadispar dan Perekonomian Hj.Witri, hadir dan mewakili Walikota Jakarta Barat, HM.Anas Efendi, hadir pula jajaran terkait Tripika juga terwakili Dandim/0502 JU yaitu Danramil 02 Tambora. Diantaranya hadir pula Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH, mewakili Kapolres Jakbar, Kombes Pol Hengki Haryadi, Camat Tambora Djaharuddin, Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo, Kapospol sektor Kopi Ipda Suparsono dan personel Bhabinkamtib mas Pekojan Jakbar. Hadir juga Lurah Angke M.Dirhamsyah, juga para tokoh masyarakat Kelurahan Pekojan serta warga masyarakat setempat.

Camat Tambora Djaharuddin pada sambutan mewakili Walikota Jakarta Barat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan festival Kampoeng Arab Pekojan, Jakbar “Berharap kedepan festival nanti bisa dijadikan acara rutin untuk diadakan di Kelurahan Pekojan dan dalam pelaksanaan yang lebih apik lagi” pungkasnya.

Tambahnya, kini Pemprov DKI Jakarta bidang Pariwisata adalah bagian program inti dari program OK OCE nya Gubernur, kedepan pengembangan destinasi wisata dapat berkolaborasi  dengan wirausaha baru OK OCE,” tuturnya.

Stand jajanan dari UMKM Kotatua Kalibesar timur Jakbar
Pengisi stand Majlis zikir Dasadaya, dikawal sesepuh Sutopo, ustadz Amin

Kemeriahan tercermin dengan adanya masakan kuliner a’la Timur tengah ditambah lagi stand penjaja makanan dari UMKM Kotatua Kalibesar Timur Jakarta Barat dan lainnya seperti stand Majelis zikir Dasadaya yang dikawal para sesepuhnya seperti Soetopo, ustadz Amin dan ustadz Samsudin.

Habib Ahmad A Assegaf seusai sambutannya selaku Ketua Yayasan Masjid Langgar Tinggi berharap agar kegiatan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan dan inginkan arahan dari segenap instansi yang berwenang dalam kiprah event nasional ataupun bernuansa religi islamiyah sebagai bagian dari pengembangan destinasi wisata domestik/nasional juga wisman yang tentunya dibutuhkan maintenennya menuju asset Cagar budaya bernilai tambah, ujarnya pada media Amunisinews.co.id

 Acara dimeriahkan pula dari kesenian tari, marawis, band juga gambang kromong asli Betawi dari pihak kelurahan dan warga setempat.

 

editor: maliki hd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA – Bicara wisata Kota Tua, Kecamatan Tambora adalah salah satu lokasinya, dimana sebagian atau seluruhnya Pekojan ini adalah salah satu areal destinasi wisata, tentunya perlu ada pengembangan potensi.

Demikian ungkap Camat Tambora, Djaharuddin saat memberikan sambutannya dalam acara Festival Kampoeng Arab Pekojan, yang dihelat di Depan Masjid Jami Langgar Tinggi, Jalan Pekojan No.43, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (6/5/2018).

Hadir dalam giat festival tersebut, Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo, Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH, mewakili Kapolres Jakbar, Kombes Pol Hengki Haryadi didampingi Kapospol Subsektor Kopi Ipda Suparsono serta personil Bhabinkamtibmas, Danramil 02 Tambora, beserta jajaran.

 

Tampak pula, Kepala Dinas Pariwisata dan Perekonomian Hj.Witri, mewakili Walikota Jakarta Barat, HM.Anas Efendi, serta hadir Lurah Angke M.Dirhamsyah, juga para tokoh masyarakat Kelurahan Pekojan serta warga masyarakat setempat.

Seperti diketahui, tiga kegiatan UPK Kota Tua yakni Festival Kampoeng Pecinan, Festival Kampoeng Arab Pekojan, dan juga Festival Kampoeng Luar Batang, merupakan kegiatan salah satu bagian dari pengembangan destinasi wisata kota tua.

Camat Tambora juga mengatakan, seiring Kecamatan Tambora juga memiliki visi dan misi pengembangan Pariwisata dengan pergerakan potensi lokal, kami berharap ini kegiatan-kegiatan positif yang pertama.

“Mudahan-mudahan untuk tahun selanjutnya bisa dijadikan kegiatan rutin tahunan, tapi tentunya kedepan kita akan koordinasikan lebih bagus lagi, ” ujarnya.

Lanjutnya, apalagi sekarang ini Pariwisata adalah program inti dari Pemprov DKI Jakarta, terlebih dengan adanya program OK OCE, “Sebenarnya kita bisa gabung untuk kegiatan ini, agar kedepan pengembangan destinasi wisata dapat lebih meriah lagi dengan melibatkan wirausaha baru OK OCE,” tuturnya.

Camat Tambora pun berharap mudah-mudahan kegiatan ini ada nilai positifnya terutama dalam pengembangan nilai-nilai wisata, dan kita juga bersama lurah insya allah ada program lagi untuk Pekojan ini yaitu dalam pengembangan destinasi wisata pekojan juga.

“Mudah-mudahan ini bisa jadi objek atau lokasi kunjungan wisata, terutama dengan potensi budaya arab, potensi atau karakteristik yang ada disini agar lebih memiliki nilai jual, tentunya kita bersama-sama dalam pengembangannya, kita dari tingkat Kecamatan atau Kota tentunya sangat mendukung,” terangnya.

Hingga berita ini disusun, diakhir sambutan menjelang pembukaan acara, Camat Tambora Djaharuddin mewakili Walikota Jakarta Barat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan festival Kampoeng Arab Pekojan, “Mudah-mudahan kedepan ini bisa dijadikan festival tetap untuk di Kelurahan Pekojan.” pungkasnya mengakhiri.

 

 

Pos terkait