Walhi Palembang Demo Kantor BPN Sumsel

  • Whatsapp

Oleh  Firman

PALEMBANG,SUMSEL, AMUNISINEWS.CO.ID-Dengan mengerah massa sebanyak 400 orang, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( Walhi) Kota Palembang melakukan kegiayan unjuk rasa, Senin (8/10/2018) pukul 11.00 Wib bertempat di halaman Kantor Kanwil ATR/BPN Provinsi Sumatera Selatan Jln. Pom IX Kampus No. 1296 Kel.Lorok Pakjo Kec. Ilir Barat I  Kota Palembang Sumsel.

Unjuk rasa itu di koordinir oleh M.Khoirul Sobri serta ditemani oleh Febrian sebagai Koordinator Aksi.

Dalam orasinya, Febrian meneriakkan Negara harus berpihak kepada petani, Negara harus menyediakan tanah untuk rakyat, Stop kejahatan korporasi, rakyat berdaulat atas tanah, hentikan kriminalisasi petani, lakukan reformasi Agraria sejati, lindungi wilayah kelola rakyat dan lawan penggusuran lahan.

” Negara harus berpihak kepada petani, tanah rakyat harus disediakan, stop kejahatan korporasi, rakyat harus berdaulat atas tanah, hentikan kriminalisasi petani, lakukan reformasi agraria, lindungi wilayah kelola rakyat dan lawan penggusuran lahan,” teriak Febrian, Seni (8/10).

Selain itu massa Walhi juga menuntut, mendesak Kanwil ATR/BPN Sumatera Selatan untuk menghentikan semua proses perizinan baru perkebunan di Sumatera Selatan, mendesak Pemerin tah untuk menghentikan pendekatan keamanan yang refmif dalam penyemaian konflik, mendesak pemerintah untuk memastikan implementasi kebijakan Reforma Agraria tepat sasaran untuk kepentingan petani penggarap bukan perusahaan skala besar, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mengevaluasi dan mencabut Perda No 8 Tahun 2016 tentang Kebakaran Hutan dan Lahan yang telah menghilangkan hak petani tradisonal di Sumatera Selatan dan mendesak Pemerintah untuk menghentikan pendekatan keamanan yang refresif dalam penyelesaian konflik sumber Agraria Sumsel.

Setelah melakukan mediasi, hanya 12 orang perwakilan Massa yang diterima oleh Muchtar Deluma Ka Kanwil ATR/BPN Sumatera Selatan.Kepada perwakilan massa, Muchtar menjelaskan sesuai dengan Undang-Undang Bumi, Air serta seisinya dikuasai oleh negara dan digunakan oleh sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

“Kami akan melakukan koordinasi dan yang mana menjadi Domain kita BPN akan kita tindak lanjuti secepatnya termasuk apabila ada Dokumen-dokumen nanti tolong diserahkan dengan kami sebagai pihak BPN yang nantinya akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

“Sesuai dengan Undang-Undang, Bumi, Air dan seisinya dikusai oleh Negara untuk kepentingan rakyat dan BPN akan tindak lanjuti secepatnya apabila ada dokumen-dokumen nanti tolong diserahkan dengan kami sebavai pihak BPN yang nantinya akan kami tindak lanjuti,” tambah Muchtar.

Kemudian massa aksi selanjutnya akan menuju RRI untuk melakukan siaran langsung.

 

Pos terkait