Walikota Jakarta utara Surati PT KAI guna Diskusi Bareng

  • Whatsapp

Oleh, red/lik

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID. – Walikota Jakarta utara, Sigit Wijatmoko selaku orang kesatu Pemko Adm Jakarta utara, telah kirimkan surat pada PT KAI untuk ajak berdiskusi bareng. (31/01)

Permasalahannya, sehubungan atas kemanfaatan lahan Kawasan Rawa bebek kedepannya. Dan lokasinya berada di jalan Sukarela Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan Pemko Adm Jakarta utara.
Masalah dalam hal ini dilakukan agar dipahami, lahan tersebut adalah kepemilikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna sesuaikan dengan peruntukannya.

Walikota Jakarta Utara menyikapi, lahan hasil pengungkapan dugaan praktik perdagangan orang di lokasi lahan milik PT KAI.
Dan Pelayangan surat telah dilakukan guna mengajak perusahaan BUMN untuk berdiskusi terkait pemanfaatan lahan ke arah positif.

“Lahan di Kawasan Rawa Bebek ini milik BUMN yaitu PT KAI. Kami dari Pemerintah Kota Jakarta Utara telah menyampaikan surat untuk menyusun rencana bersama agar wilayah tersebut bisa menjadi lebih baik dari sisi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat),” kata Sigit, saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (31/1).

Dijelaskannya, ajakan diskusi itu pun untuk memastikan disain pemanfaatan lahan untuk memberikan kehidupan layak masyarakat. Terlebih di lahan tersebut terdapat berbagai kepentingan masyarakat mulai dari tempat tinggal, usaha, maupun kehidupan sosial. seperti di rilis, utara.jakarta.go.id

“Di lahan itu ada kebutuhan tempat tinggal dan tempat usaha. Tapi sesungguhnya harus bisa didesain agar tidak mengganggu Kamtibmas. Maka kami saampaikan surat kepada PT KAI untuk berkolaborasi melakukan pembinaan dan pemantauan untuk memastikan masyarakat memiliki kehidupan yang layak sesuai norma agama, sosial, dan lainnya,” jelasnya.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menyarankan, Pemerintah DKI Jakarta untuk segera menambahkan Seksi Perlindungan Anak Tingkat Rukun Tetangga (Sparta) dalam kepengurusan Rukun Tetangga (RT). Keberadaan seksi tersebut akan mempercepat pelaporan jika di wilayah terdapat dugaan kasus kriminal terhadap anak.

“Saya mengapresiasi masyarakat yang pertama kali melaporkan adanya dugaan perdagangan orang terhadap anak di kawasan Rawa Bebek. Masyarakat ini merupakan unjung tombaknya. Jadi saya akan terus mendorong khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menambahkan Sparta dalam kepengurusan RT,” terangnya.

Terhadap 34 korban wanita dugaan pekerja seks komersial, dipastikannya kolaborasi pembinaan akan dilakukannya. Termasuk menerjunkan tim untuk memberikan pembinaan atau trauma healing terhadap anak-anak di Kawasan Rawa Bebek selambat-lambatnya esok hari.

“Paling lambat besok tim sudah ke lokasi untuk melakukan pembinaan. Kami terbuka terhadap saran dan kritik yang diberikan masyarakat dalam pembinaan ini,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *