Walikota Tual Resmi Salurkan BLT Dana Desa Pada Masyarakat Kecamtan Pulau – Pulau Kur

  • Whatsapp

 

Oleh Jecko Poetnarorboen

TUAL, AMUNISINEWE.CO.ID – Walikota Tual, Adam Rahayaan. S. Ag, M. Si resmi salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) kepada masyarakat di Kecamatan Pulau – Pulau Kur dan Pulau-Pulau Kur Selatan yakni diselenggarakan pada hari selasa 9 juni 2020 pekan kemarin.

“Kegiatan ini dimulai dari Desa Finuwalen, kemudian dilanjutkan di Desa Tubyal, Desa Sermaf, dan selesai di Desa Lagwirin. Walikota Tual melakukan penyerahan BLT secara simbolis dan dilanjutkan Sholat berjemaah.”

Hal ini dikatakan oleh Kabag Humas dan Protokol Kota Tual, Moksen Ohoiyuf, S. STP kepada media Amunisinews, kamis (11/6/2020).

Moksen Ohoiyuf menyampaikan, bahwa Pemkot Tual salurkan BLT pada hari rabu 10 juni 2020 melanjutkan Penyerahan BLT dilakukan di Kecamatan Kur Selatan dimulai dari Desa Warkar, Desa Yapas, dan berakhir di Desa Rumuin dan Desa Rumuin ini sendiri digabung dengan perwakilan Kanara diserahkan disitu Dusun Fitarlob, Dusun Pasir Panjang, dan Desa Hirit.

Lebih lanjut, Wali Kota Tual juga menyerahkan bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan bantuan ini diberikan per orang sebesar Rp 17.500.000. Bantuan Rumah ini sebanyak 40 KK dan sudah diserahkan secara simbolis kepada 40 KK diserahkan oleh Walikota Tual, didampingi oleh Kepala Bapeda dan dari pihak Perumahan dan pihak Konsultan dari Propinsi Maluku.

Untuk itu, Walikota Tual, Adam Rahayaan. S. Ag, M. Si mengharapkan lewat bantuan ini masyarakat dapat memanfaatkannya secara semaksimal mungkin dan sedapat mungkin.

” Saya minta kepada masyarakat jangan terlena dengan bantuan ini dan memanfaatkan lahan – lahan tidur yang tersedia untuk berkebun, karena hal itu bisa memperkuat ketahanan pangan lokal dalam rangka menghadapi antisipasi kemarau panjang atau sewaktu waktu bila terjadi krisis pangan, ke depan ini kita kembali berkebun untuk memperkuat pangan lokal”, pintanya.

Walikota Tual, Adam Rahayaan juga menegaskan, bahwa kepada aparatur Desa agar lebih transparan dalam pengelolaan Dana Desa dan sedapat mungkin dalam setiap pengambilan keputusan berkaitan dengan Dana Desa itu harus melibatkan semua unsur ada BPD.

” Saat menyusun anggaran Dana Desa semuanya dapat dilibatkan sehingga meminimalisir terjadinya ketidak efisiensi dalam penggunaan anggaran atau tidak salah sasaran dalam penanganan anggaran sekaligus jangan sampai berdampak hukum”, imbuhnya.

Ia lanjutkan, jika terjadi masalah dalam pengelolaan anggaran, tidak main – main untuk diteruskan kepada pihak yang berwajib.

” Jika terjadi masalah, akan kami lanjutkan ke proses hukum untuk mempertanggung-jawabkannya”, tambah Adam.

Kemudian, Walikota Tual juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk membantu TNI / Polri untuk menjaga serta menciptakan kondisi keamanan karena ini bukan saja tanggung jawab aparat keamanan tetapi merupakan tanggung jawab kita semua masyarakat.

Selain itu Walikota juga meminta dukungan dari tokoh Agama, tokoh Masyarakat, tokoh adat yang berperan agar sedapat mungkin bisa menjadi pemadam kebakaran bagi setiap konflik – konflik sosial yang terjadi di masyarakat.

” jangan menunggu konflik sudah melebar baru turun, tetapi ada potensi – potensi yang mengarah kepada mobilisasi atau berkumpulnya satu atau lebih dari dua orang untuk tindakan yang dapat mengganggu suasana keamanan sudah sedini mungkin itu ada interfensi bukan saja dari aparat keamanan saja tetapi tokoh – tokoh masyarakat inilah yang diminta untuk berperan menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan di daerah ini”, katanya.

“Intinya meminta doa restu dari seluruh masyarakat Kota Tual untuk mari bersama – sama mendoakan agar virus corona ini segera berakhir dan kita bisa kembali beraktifitas seperti biasa”, pintahnya

Pos terkait