Warga Kecamatan Pamarayan Antri Untuk Perekaman E-KTP

Oleh Yadi

SERANG, AMUNISINEWS.CO.ID- Blanko KTP Elektronik (KTP-El) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang minim. Padahal hingga saat ini masih banyak warga yang melakukam perekaman e-ktp di setiap Kecamatan, seperti terlihat di kantor Kecamatan Pamarayan Kabupaten Serang Prov. Banten. Selasa (17/09/2019)

 

Menurut Petugas perekaman E-KTP kecamatan Pamarayan, Udin, setiap harinya masih banyak warga yang melakukan perekeman E-KTP, tapi tidak sedikit warga yang mengeluhkan dan menanyakan lepada kami soal blanko E-KTP  yang tak kunjung ada, bahkan ada warga yang sampai berbulan bulan belum mendapatkan E-KTP.

Dikutip dari salah satu media, Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Kependudukan (Dafduk) Disdukcapil Kabupaten Serang, Muhamad Mujtahidi mengatakan, saat ini ketersedian blanko yang berasal dari pusat sangatlah minim. Kini hanya 200 blanko yang tersedia tiap harinya.

Padahal pencetakan ini harus segera diselesaikan sebelum tanggal 17 April menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. “Kita mengajukan 10 ribu paling dikasih 500 sehari kalau minta, sementara ada 24 ribu yang sudah rekaman tapi belum cetak,” ujarnya.

Padahal kata Mujtahid, tiap harinya selalu ada perekaman mulai dari 60- 80 jiwa. Bila ketersediaan masih minim pencetakan tersebut tidak akan dapat diselesaikan secara cepat. “Kita ikutin alur dari pusat saja, kalau memang ada target sebelum pencoblosan, ya mungkin akan kita usahakan tapi kalau dengan cara ini tidak akan selesai,” katanya.

Selain itu, kata dia, terhambatnya pencetakan KTP Elektronik karena adanya penunggalan data warga dengan yang tercantum di data base Ditjen Dukcapil Kemendagri. “Aturannya setelah perekaman paling lama tiga hari, tapi kadang ada juga yang sampai berbulan-bulan itu gimana penunggalan dari pusat,” ucapnya.

Meski demikian, informasi dari pusat, tahun 2019 akan ada pengadaan blanko yang lebih banyak, bila itu terjadi maka pihaknya siap mengerjakan tugas tersebut menjadi lebih cepat. “Kalau dikasih 40 ribu saja, itu dalam sebulan bisa selesai, nanti kita akan lembur dan semua instansi terkait seperti kecamatan juga akan turut membantu,” tuturnya.

Ia menuturkan, selama perekaman dan pencetakan KTP Elektornik tersebut, pihak Disdukcapil lebih mengutamakan pada pemula yang belum sama sekali melakukan perekaman KTP Elektronik. “Penambahan untuk pembuatan KTP Elektornik untuk pemula nambah terus, makanya akan kita maksimalkan dan prioritaskan,” katanya.

 

156 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KORAN AMUNISI

dan AMUNISINEWS.CO.ID

Ide dasar penerbitan Surat Kabar Umum (SKU) Amunisi dan Amunisinews.co.id antara lain membantu pemerintah dalam upaya penegakkan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP-RI) No, 68 tahun 1999, yang ditetapkan pada 14 Juli 1999 mengatur bagaimana peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, termasuk membantu penegakan hukum dan percepatan pemberantasan korupsi. Amunisi adalah bagian dari masyarakat, yang diharapkan pula dapat berperan aktif. Karena itu, sebagai media cetak, yang akan turut serta dalam penegakkan hukum di Indonesia, Amunisi harus mempunyai visi dan misi yang jelas. Tentunya, diaflikasikan dalam bangun tubuh (halaman) dengan organ-organ (rubrikasi) yang tepat sasaran, yakni setiap yang disajikan adalah berisi informasi-informasi yang digali melalui kerja keras investigasi dengan pendalaman yang dapat dipertangungjawabkan.