Warga Kecewa, Jalan  Baru Dicor Sudah Retak  
  Oleh Casban

 BEKASI, AMUNISINEWS.CO.ID – Pengecoran jalan lingkungan Jalan Cempaka, Kp. Jatibulak,  RT 02/01 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang baru selesai dikerjakan, menuai pertanyaan. Pasalnya, jalan yang dikerjakan rekanan bersumber dari dana APBD 2018 Kabupaten  Bekasi itu sudah terlihat retak-retak dan dikhawatirkan dalam waktu tidak lama akan semakin rusak.

Hal ini membuat warga setempat Safei, yang bakal menjadi pengguna jalan lingkungannya  merasa kecewa atas kinerja rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

“Kebanggaan masyarakat akan hasil pembangunan infrastruktur yang baik menjadi suatu bentuk kekecewaan, sebab pengecoran jalan yang baru dikerjakan itu kondisinya sudah banyak yang retak rambut,” ujar Safei, warga setempat.

“Kami kecewa melihat hasil pengecoran jalan ini, kalau dibiarkan seperti ini tanpa ada tindakan dari dinas terkait, maka tidak menutup kemungkinan akan bertambah banyak rekanan yang hasil pekerjaannya seperti ini,” ungkapnya, Rabu (19/9/2018) kepada Amunisinews.co.id.

Hal senada juga diakui oleh warga lainnya, yang mengaku kecewa dengan pengecoran jalan yang dinilai asal-asalan.

“Parah banget jalanan baru dicor sudah retak rambut. Kalau sudah hancur lagi, nanti lama betulinnya. Lebih baik bongkar aja sekalian,” ujar Patek warga setempat.

 Terpisah, Anda Suryanto, Ketua DPC Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (LSM PMPRI) Bekasi Raya mengatakan, bila memang seperti itu kondisinya hasil pekerjaannya  pengecoran jalan lingkungan tidak sesuai speck dan kurang maksimal hasilnya baru sehari sudah retak-retak rambut dan tidak layak wajib di bongkar, karena jelas pihak kontraktor nakal tersebut harus menjadi bahan perhatian khusus dan berikan sanksi oleh dinas terkait supaya dapat membuat efek jera pihak ke tiga (kontraktor),”  ungkap Anda Rabu (19/9/2018).

 Menurut Anda Suryanto, bahwa kedepan supaya setiap kontraktor yang diberikan amanah untuk mengerjakan dapat bertanggung jawab dengan hasil dan pekerjaan yang sesuai harapan masyarakat, dan dia pun meminta supaya dinas terkait dan konsultan yang mengawasi disetiap pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggung jawabkan dalam pengawasan dan hasil pekerjaan dari rekanan kontraktor dapat maksimal sesuai dengan speck yang di tuangkan dalam RAB tersebu, Sehingga Kejadian Seperti itu tidak terulang kembali di kabupaten bekasi.

Hingga berita ini diturunkan baik pihak dinas maupun pihak ketiga (kontraktor) belum berhasil ditemui.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *