Warga Trauma, atas Nyaris Kebakaran di Muara Angke

  • Whatsapp
H. Muhtar Tokoh masyarakat RT 08/011 Pluit, Penjaringan JakUt

Oleh : H.Yusron

H. Muhtar, Tokoh masyarakat Muara Angke RT 08/011 Pluit, Penjaringan JakUt

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Tokoh masyarakat RT.08/011 yaitu H.Muhtar Kel.Pluit Kec.Penjaringan-Jakarta Utara bersama warga setempat masih trauma, prihatin atas kejadian beberapa waktu lalu atas nyaris terjadi kebakaran akibat arus pendek/strom di tiang listrik. Ia berharap untuk kedepannya, pada semua elemen dan unsur masyarakat dapat bersama guna entaskan masalah yang dimaksud, yaitu menjaga kamtibmas dan nyaman dengan tata kelola lingkungan lebih baik..

Saat itu, Kejadian arus pendek timbulkan api merambah kabel dan bertumpu di tiang listrik di lingkungan Rt 013/011 Muara angke Kel.Pluit Kec.Penjaringan Jakarta Utara.

Kami warga langsung menghubungi PLN, sambil tunggu petugas PLN datang, segenap warga  berupaya agar api yang menyala bisa padam. Dan mengantisipasi agar api tak merembet ke rumah.

Petugas PLN jam 23.30 Wib sampai di lokasi, walau dengan upaya paksa masuk ke TKP yang sulit dengan kepadatan rumah hunian warga. Khusus bagi warga yang mem parkir kendaraan seperti sepeda motor, mobil disisi sepanjang ruas jalan mengarah ke lokasi yang kepemilikannya warga huni kontrakan.

Penghuni atau warga hunian yang telah lama tinggal di sekitar, keluhkan kepada semua pihak penghuni yang dengan se enaknya mendirikan rumah kontrak tak beraturan, terkesan acuh dengan kurang kepedulian pada lingkungan. Dan hal ini terjawab setelah adanya kejadian yang nyaris terjadi kebakaran di lingkup RT.013/011 hari Kamis (24/05/2018) jam 22.00  Wib.

Menurutnya, semoga dengan adanya kejadian yang baru lalu tersebut. Dapat menmjadikan hikmah kedepan dalam ciptakan lingkungan yang aman nyaman tenteram dan sehat, dalam tatakelola bersama baik segenap warga hunian beserta jajaran ke pengurusan seperti ketua RT/RW dan perangkat desa terkait

Padahal aktivitas di lingkungan hunian yang tentunya pengguna akses jalan bermacam gerakannya, seperti mushola, masjid, sekolah dan lainnya juga praktik kebidanan amat sangat efektivitas dengan perhitungan waktu dalam penanganan medis kebidanan jika ada rujukan ke luar lingkungan Muara angke menuju Rumah sakit dan lainnya, sebab apabila dalam penanganan medis dimaksud alami hambatan diantaranya akses jalan/gang yang tersumbat , maka akan akibatkan si pasien gagal penanganannya. Maka semua pihak secara bersama dapat menata kelola akses jalan baik yang berstatus jalan raya/kecil atau gang untuk di hindari akan terjadinya penyumbatan yang bikin macet akses jalan.

Maka dengan segala kerendahan hati dan hormat setulusnya, Kepada Instansi terkait dan berwenang untuk mengadakan pembenahan lingkungan kami, berharap: Apa yang menjadi kehawatiran kami warga Muara Angke, di lingkungan RW 011 – RW 021 – RW OO1- RW 020 –  dan  RW 022. Jika akses prioritas tertata dengan baik, Tidak mungkin akan terjadi keterlambatan penanganan jika terjadi hal hal yang bersifat emergensi.

 

editor: maliki hd

 

 

 

Pos terkait