Zaini “Amini” PNS di Pesisir Barat Lumrah Beristri Dua

  • Whatsapp

oleh tim biro krui

kabis pendudukan krui- nasional

KRUI, AMUNISI – Zaini salahsatu Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pesibar mengklaim sudah lumrah jika di Pesisir Barat terdapat PNS yang beristri dua.

Hal ini dituangkan Zaini kepada tubasmedia.com dan amunisi.com, Selasa 3/10/2017 di Krui.

Belakangan terendus dugaan di kontrakannya (Zaini,red) setiap harinya didatangi tamu perempuan yang diketahui juga bekerja dicsalah satu dinas di lingkup Pemda Pesisir Barat.

Nampak kejanggalan tersaji dalam kunjungan tamu tersebut, mengingat Zaini yang diketahui mengontrak sendirian dan juga telah memiliki keluarga yang sah di kabupaten Lampung Barat.

Terkait hal ini, kepada wartawan dengan enteng Zaini berkilah, bahwa kedatangan tamu wanitanya itu tak lain untuk makan siang di kontrakannya. Selain itu kata Zaini dirinya tidak memiliki hubungan apa-apa dengan sang tamu yang diketahui berstatus janda itu, namun Zaini juga tak menampik (siap saja,red) menikah dengan si janda.

“Memang benar dia sering datang ke kediaman saya, tapi dia hanya makan siang, dan kami tidak memiliki hubungan apa-apa mas, saya punya saudara di Polda,” pelintir Zaini dalam ucapannya.

Pernyataan Zaini tersebut tentunya menjadi pertanyaan dan mendapat kecaman dari Suwandi, seorang aktivis LSM Kumpar Pesibar, dengan lantang Suwandi mengatakan apa yang diucapkan Zaini bahwa PNS di Pesibar lumrah jika beristri dua itu sangat menyakiti dan melukai perasaan masyarakat Pesibar.

“Saya meminta agar inspektorat atau Sekda Pesibar segera memanggil Zaini terkait ucapan nyelenehnya itu, bila perlu diberikan sanksi tegas, apalagi  Zaini telah memiliki istri sah,” kata Andi.

“Ucapannyanya itu sangat tidak etis, negeri ini dikenal dengan negerinya para saibatin dan ulama, bisa-bisanya dia menuding dinegeri ini PNS nya lumrah beristri dua,” lantang Andi kepada amunisi.com.

Sementara itu saat diminta tanggapanya Kepala Inspektorat Pesibar Edy Mukhtar berjanji akan memanggil dan meminta klarifikasi apa yang dikatakan Zaini kepada wartawan.

“Segera akan kita panggil untuk mempertanggungjawabkan pernyataanya yang terkesan menyudutkan PNS dan melukai perasaan warga Pesibar,” ucap Edy Mukhtar kepada amunisi.com melalui telepon selulernya Rabu (4/10).

Diketahui beberapa hari belakangan ini Zaini, Kabid pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pesibar sedang menjadi bahan perbincangan di kalangan PNS, wartawan dan masyarakat tempat ia tinggal, sebab setiap hari kontrakan Zaini selalu didatangi satu orang janda yang diketahui memiliki satu orang anak.

Dari penelusuran tim wartawan di lapangan, menurut tetangganya kehadiran janda tersebut sangat terjadwal yakni sekira pukul satu siang dan pergi meninggalkan kontrakan Zaini sekira pukul tiga sore.

editor hendra usmaya

Pos terkait