5 Terdakwa Kasus Korupsi Kredit Fiktif BRI Divonis 4 Sampai 12 Tahun Penjara

Oleh: Ramdhani

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID. – Lima terdakwa kasus korupsi kredit fiktif BRI cabang Tanah Abang, Jakarta Pusat, divonis 4 hingga 12 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta. Kamis (9/12/21) kemarin.

Para karyawan terbukti bersalah secara bersama sama melakukan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit oleh Bank BRI Cabang Tanah Abang, Jakarta Pusat, kepada para PT. Jazmina Asri Kreasi (JAK) tahun 2016 sampai dengan tahun 2019.

Hal itu d sanpaikan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kajari Jakpus), Bima Suprayoga yang didampingi Kasi Pidsus Yon Yuviarso dan Kasi Inten Bani Immanuel Ginting kepada Wartawan Jumat (10/12/21).

“Kelima terdakwa kasus korupsi kredit fiktif BRI cabang Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah divonis oleh majelis hakim, pada Kamis 9 Desember 2021 kemarin” ujar Bima.

Kelima terdakwa yang divonis tersebut Yaitu, 1. Terdakwa Jasmina Julie Fatima divonis selama 12 tahun penjara, membayar uang pengganti sebesar Rp 57,3 miliar lebih dengan subsidair 5 tahun penjara serta membayar uang denda sebesar Rp 500 juta dengan subsidi 4 bulan kurungan.

2. Terdakwa Max Julisar Indra divonis 6 tahun penjara, membayar uang pengganti sebesar Rp 22 miliar lebih dengan subsidi 3 tahun penjara serta membayar uang denda sebesar Rp 300 juta dengan subsidi 4 bulan kurungan.

3. Terdakwa Shinta Dewi Kusumawardani dijatuhi hukuman 7 tahun penjara, membayar sebesar Rp 5,6 miliar dengan subsidi 2 tahun penjara serta membayar uang denda Rp 300 juta subsidi 3 bulan kurungan.

4. Terdakwa Annatasia Raninur divonis selama 4 tahun penjara, membayar uang pengganti sebesar Rp1,5 miliar lebih dengan subsidi 2 tahun penjara, serta membayar uang denda Rp 200 juta dengan subsidi 3 bulan kurungan.

5. Terdakwa Sunarya hukuman 5 tahun penjara, membayar uang pengganti sebesar Rp7,5 miliar lebih dengan subsidi 3 tahun penjara, serta membayar uang denda Rp 300 juta dengan subsidi 4 bulan kurungan.

Bima juga mengutarakan, Baik jaksa penuntut umum yang diwakili Jaksa Aryaguna SH maupun para terdakwa menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejari Jakpus menuntut Jasmina Julie Fatima, Direktur Utama PT Jazmina Asri Kreasi (JAK) selama 16 tahun penjara, Max Julisar Indra dan Shinta Dewi Kusumawardani dituntut selama 12 tahun penjara, Sunarya penjara 10 tahun dan Annastasia Raninur penjara 8 tahun.

“Perbuatan kelima terdakwa tersebut didakwa primer Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasandak Pidana Korupsi jo 55 (1) ke-1 KUHP” pungkas Bima.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.