Anggaran Covid-19 Diduga Masuk Kantong Pribadi Pihak Rumah Sakit Agoesjam

  • Whatsapp

Oleh, Teguh

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID.- Adanya dugaan dari hasil investigasi di lapangan awak media Amunisi menemukan beberapa kejanggalan, dari masyarakat berpendapat bahwa adanya permainan pihak rumah sakit Agoesjam dan memanfaatkan situasi pada saat pandemi ini, serta dalam hal ini tentunya bisa saja terjadi tidak hanya di rumah sakit Aguesjam saja, bisa saja di tempat lainnya.

“Adapun Jumadi mengatakan dari LAKI (Lembaga Anti Korupsi Indonesia) Ketapang Kalimantan Barat banyaknya pemerintah pusat maupun daerah baik instansi lainnya mengeluarkan anggaran untuk penanganan covid-19 sebab salah satu masyarakat berpendapat bahwa semakin banyaknya pasien covid 19 maka semakin besar anggaran dikeluarkan, seakan-akan pasien itu dicari-cari sehingga masyarakat berobat saja merasa ketakutan, jika dibiarkan terus-menerus apa jadinya keuangan negara serta rakyat yang dijadikan korban”, cetusnya jumadi.
“Tambahnya lagi, “Jumadi meminta kepada pemerintah daerah maupun pusat harus ekstra hati-hati dalam mengeluarkan anggaran, saya juga berharap kepada instansi terkait untuk segera menindak tegas kepada oknum yang tidak bertanggung jawab serta ikut membantu baik menghabiskan keuangan negara, demi memanfaatkan situasi dan kesempatan, dan tidak mungkin dana yang begitu besar dihabiskan untuk keperluan medis saja seperti masker, alat pelindung diri dan lain-lain, jelasnya kepada awak media Amunisi waktu lalu.

Jum’at, 11 juni 2021 pukul 14:21 sore, sekian kalinya awak Media Amunisi temui Dr.Maria di rumah sakit AGOESJAM tepat di jalan D.Penjaitan Kecamatan Delta Pawan, eronisnya sampai hari ini yang bersangkutan enggan ditemui, selalu saja beralasan menghindar untuk dikonfirmasi.

Saat ditanya Farida salah satu staf di dalam ruangan mengatakan, “barusan saja Dr.Maria berangkat  menuju ke Pontianak”, terangnya.

Informasi menerangkan sebelum merapat yang bersangkutan ada di tempat, hal ini sontak menimbulkan pertanyaan?
Pada hari yang sama awak media amunisi dengan tidak sengaja bertemu Dr.Riki, dan ia bertanya ada apa? Tim awak media amunisi ingin melakukan konfirmasi mengenai penanganan COVID-19 di kabupaten Ketapang, dengan arogansinya Dr. Riki dengan penuh kepercayaan diri, “apakah Bapak ingin saya isolasi, apa kepentingan datang mengonfirmasi mengenai covid”, tegasnya?
“Setelah tau dari tim awak media yang datang, sebelumnya dengan nada bram seketika berhenti dan menurunkan nada tingginya, awal ingin menjawab dan berkomentar mengalihkan pembicaraan akhirnya ia kata bukan haknya memberikan penjelasan meskipun dia tau, ia mengakui hanya sebatas pengawas rumah sakit AGOESJAM, dan tidak lebih dengan kapasitas perlayanan, penanganan apabila ada ketidak kurangpuasan dari pasien baik pihak keluarganya, silakan melapornya ke saya”, pungkasnya.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *