Anggota Komisi IX Lucy Kurniasari: Pemecatan Terawan Dapat Hambat Inovasi Kesehatan Di Indonesia

Oleh : Budi Setiawan

JAKARTA, AMUNISINJEWS.CO.ID – Lucy Kurniasari, Anggota Komisi IX DPR RI menganggap pemecatan Terawan Agus Putranto oleh IDI tampaknya berlebihan dan tidak proporsional. Lucy juga mengatakan bahwa IDI tak seharusnya memecat Terawan hanya karena dinilai melanggar etik profesi. Terawan seharusnya cukup diberi peringatan dan pembinaan agar dapat memperbaiki kesalahan etik.

Bacaan Lainnya

“Pemecatan itu dapat juga menjadi preseden bagi profesi kedokteran di tanah air. Para dokter dikhawatirkan akan takut melakukan inovasi di bidang kesehatan yang tidak sesuai dengan pakem yang lazim di dunia kedokteran,” ujar ketua DPC  Partai Demokrat, kota Surabaya, kepada Amunisi, Senin malam (4/4/22).

Lucy Kurniasari selaku Anggota Komisi IX Fraksi Partai Demokrat dapil Jatim 1 Surabaya, Sidoarjo mengatakan, kadang inovasi kerapkali muncul dari temuan di luar pakem yang ditetapkan suatu profesi dan kreatifitas dalam memodifikasi metode riset kerap dapat mendorong temuan diluar yang diperkirakan sebelumnya.

Menurut Lucy, bila semuanya harus mengacu pada pakem profesi, dikhawatirkan dapat membelenggu para dokter menghasilkan inovasi di bidang kesehatan dan para dokter akan mencari jalan aman dengan tetap berlindung pada pakem yang sudah ditetapkan.

“Untuk mencegah hal itu terjadi, selayaknya IDI mencabut keputusan terkait pemecatan Terawan. IDI lebih baik mengedepankan pembinaan terhadap anggotanya agar inovasi di bidang kesehatan di Indonesia tetap berkembang,” tutup Lucy Kurniasari.

Pos terkait