Bandar Besar Narkoba Diciduk Polres Bangka Barat

  • Whatsapp

bandar narkobna- herman-oke

MUNTOK, AMUNISINEWS.COM–Nama Gunawan alias Aguan terkenal  seorang  bandar besar narkoba. Aguan sering disebut sebut oleh beberapa pengedar narkoba yang sudah tertangkap sebelumnya seperti Megi dan Yuyun.

Aguan menjadi Target Operasi (TO) Polda Kepulauan Babel dan BNNP Babel, Senin (15/5/2017) pagi, berhasil diciduk oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Babar, di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Letnan Murod, KM 5 Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Hendro Kusmayadi, SIK menjelaskan, penangkapan DPO tersangka narkoba Aguan berdasarkan pengembangan informasi yang didapat penyidik dari tersangka lain yang sudah diamankan sebelumnya,

“Tersangka Aguan ini merupakan TO dan DPO Kepolisian dan BNNP. Yang bersangkutan kami tangkap di tempat persembunyiannya di sebuah rumah kontrakan di jalan Letnan Murod, Palembang. Berawal dari informasi yang menyebutkan DPO Narkoba, Aguan sedang berada di Palembang, Minggu (14/5/2017) anggota Satnarkoba Polres Babar langsung bergerak ke Palembang untuk melakukan pencarian, dan berhasil menemukan Aguan di salah satu rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Letnan Murod KM 5 Palembang. Namun keesokan harinya yaitu Senin (15/5/2017) pagi baru dilakukan penangkapan,” jelas Kapolres saat menggelar Press Realese di Gedung Catur Prasetya Polres, Selasa (17/5/2017) siang.

Kapolres katakan lagi, Aguan ini dikenal licin dan suka berpindah-pindah tempat tinggal dalam menjalankan bisnisnya, sehingga dia berulang kali lolos dari sergapan polisi.

Bahkan ketika dia akan ditangkap di tempat kontrakannya, Aguan sempat melakukan perlawanan dan berusaha untuk kabur sehingga, Polisi terpaksa melumpuhkan dengan timah panas.

“Pelaku terpaksa kami tembak karena berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap. Pelaku ini juga di kenal licin dan suka berpindah-pindah,” katanya

Kapolres tambahkan, sayang dalam penggeledahan itu, tim tidak menemukan barang bukti narkoba dan hanya menyita telepon genggam milik Aguan.

” Sayang ketika penangkapan tim tidak menemukan barang bukti narkoba, coba kalau ada BB kasus ini akan ramai,” pungkasnya

Aguan akan dikenakan pasal penyalah gunaan narkotika dengan ancaman pidana pasal 114 ayat (2) Pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling ringan 6(enam) tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum 10 Milyar..(robi)

Pos terkait