Bantu Masyarakat, Duser Lakukan Gerakan Lumpang Madu Seribu

  • Whatsapp

Oleh, John HT

DEPOK, AMUNISINEWS.CO.ID.- Ditemui di ruang kerjanya selaku lurah Duren Seribu, Suhendar mengatakan tentang Sistem pelayanan lewat online yang diharapkan dapat efektif dan memudahkan warga untuk mengurus keperluan administrasi kependudukan.

Kelurahan Duren Seribu atau akrab di sebut Duser ini terus bergerak dengan melaksanakan sistem pelayanan online (Sipelo) serta program lain yang sudah di siapkan.

Menurut Suhendar. “Sistem Sipeloini, diharapkan dapat mengurangi adanya Interaksi langsung di masa pandemi covid-19 saat ini, dengan adanya aplikasi ini warga tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Kelurahan, mereka cukup melalui sistem SiPelo ini. Ketika pengajuan KTP atau KK sudah selesai warga akan dihubungi untuk mengambilnya dan pelatanan sistim ini mendapat apresisi warga masyarakat Duser.”Tegasnya. Rabu, (05/05/21)

Selain itu ada inovasi unggulan lainnya yaitu, Si Mpo Jelita (Sistem informasi ekonomi jelantah untuk lingkungan kita), merupakan inovasi yang diciptakan untuk mengolah minyak jelantah menjadi barang yang bermanfaat.
“Selama ini kan minyak jelantah menjadi sampah yang tidak ada nilainya, melalui program Si Mpo jelita ini, maka dikelola dikoordinir di tampung, kemudian hasil dari penjualan yaitu dibelikan dalam bentuk sayuran yang setiap hari Jumat itu kita mendirikan warung gratis yang dikelola oleh ibu-ibu PKK, sebagian besar dananya itu dari sumbangan infaq dan hasil penjualan minyak jelantah yang dihimpun dari masyarakat di setiap wilayah, sehingga sangat membantu masyarakat yang memang sangat membutuhkan akibat terdampak dari Covid-19.
“Lewat Si Mpo Jelita warga bisa menukarkan limbah minyak dengan sembako atau uang. Kegiatan ini sudah berjalan sejak tahun lalu,” ujarnya.

Dalam hal pemberdayaan masyarakat, ada juga program yang namanya, Lumpang Madu Seribu yang artinya,  (Lumbung pangan Masyarakat Duren Seribu) dimana kegiatan ini menghimpun para donasi baik dari pengusaha, dermawan maupun masyarakat sekitar yang peduli dengan permasalahan masyarakat atau warga yang terdampak covid-19, di mana mereka akan di berikan bantuan berupa sembako.
“Alhamdulilah tercatat sampai dengan bulan ini sekitar 2000 sembako sudah di distribusikan kepada warga masyarakat Duren Seribu, kita juga melibatkan para relawan kesehatan agar warga masyarakat tetap mematuhi Protokol kesehatan yangvtelah di tetapkan pemerintah.”Tegasnya.

Hal yang berkaitan dengan masalah potensi wisata dan budaya yang ada di kelurahan Duren Seribu, Sunandar mengatakan,  “Insya Allah kita fokuskan habis lebaran ini, kita akan buat Gapura yang bertuliskan, Selamat Datang Di Kelurahan Damai Kampung Wisata Dan Budaya Duren Seribu,” katanya.

Untuk kegiatan tersebut Kelurahan Duser, juga bekerjasama dengan Wahid Foundation. “Kita diminta untuk mempersiapkan konsepnya dan Wahid foundation yang akan menyiapkan anggarannya. Kita juga melibatkan para penggerak UMKM. Makanya, kita harus mempersiapkan program ini dengan matang supaya sesuai dengan harapan dan dapat berjalan dengan sukses. Gerakan pertama yang akan kita lakukan nanti adalah pembuatan gapura, gerbang masuk yang dekat Taman herbal,”ucap Suhendar di akhir kata.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *