Bantuan Bedah Rumah Tak Senilai Dengan Platpon

  • Whatsapp

kades-karim-mang8ung-nasionalAMUNISINEWS.COM, Takalar : Masyarakat desa Bentang bergembira  begitu ketika mendengar bahwa sebagian warga miskin akan dibantu oleh pemerintah untuk perbaikan rumah. Namun setelah program pemerintah yang ditunggu – tunggu masyarakat direalisasikan di lapangan /di desa Bentang akhirnya menuai banyak kecaman dan pertanyaan.

Pasalnya pelaksanaan perbaikan rumah tidak sesuai dengan anggaran yang ditandatangani oleh warga yang mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut. Salah satu warga yang minta identitasnya dilindungi mengatakan,dana/anggaran biaya yang ditanda tangani dalam berita acara tidak sesuai dengan material yang didatangkan/diadakan kepala desa,seperti misalnya rumah yang atapnya dilaporkan akan diganti kepala desa mendatangkan atap seng hanya senilai lima juta rupiah,sama dengan yang lain dilihat dari material rumah yang rusak tetapi rata rata hanya menerima senilai lima juta rupiah sedangkan yang dua juta lima ratus ribu diduga dikantongi langsung oleh oknum kepala desa demi memperkaya diri dari hak orang miskin.

Wartawan Amunisi setelah mendapat informasi dari salah seorang korban langsung turun kelapangan dengan menemui kepala desa Bentang Abd Karim Mangun di kediamannya,Karim Mangun. Pada saat dikonfirmasi soal adanya dugaan pemotongan anggaran tersebut Kades mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam proyek tersebut tak lain hanya sebagai pengawas,sedangkan yang menangani langsung adalah konsultan TPM (Tim Pendamping Masyarakat).

Menurutnya material disalurkan sesuai dengan nilai kontrak yang ada yaitu tujuh juta lima ratus ribu rupiah,namun kenyataan tidak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Karim Mangung sang kades Bentang.

Karim Mangung menjelaska bahwa kasus tersebut sudah ditangani oleh Kejaksaan serta sudah dianggap selesai. Namun setelah didesak bentuk penyelesaiannya di Kejaksaan Karim Mangung menjawab bahwa warga penerima manfaat sudah dipanggil semua untuk klarifikasi dan dinyatakan tidak ada lagi masalah. Tim)

 

Pos terkait