Bersama Istrinya Riningsih, Ust. Teuku Razali, Asuh Puluhan Anak Yatim Di Tebet Jaksel

JAKARTA,AMUNISINEWS.CO.ID  – Dengan keterbatasan fisik, ditengah badai Pandemi virus corona (Covid-19), Ustadz Teuku Razali bersama istrinya Riningsih Asmawi, banting tulang penuhi kebutuhan hidup puluhan anak yatim yang terdapat di Yayasan Majelis Talim Ust. Teuku Razali Hasan, di Jalan Palbatu 3 Rt 01/011 No 10 Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup puluhan orang anak yatim itu, Ustadz Teuku Razali dan istrinya Riningsih Asmawi, hanya mengandalkan dari hasil tambal ban.

“Saya melihat, banyak sekali anak yatim yang terlantar  usai ditinggal pergi oleh ayah dan ibu mereka karena (meninggal dunia), dari situ saya terpanggil untuk menampung mereka”kata Pengasuh Anak Yatim Yayasan Majelis Talim, Ustadz Teuku Razali, ketika ditemui di bilangan Palbatu 3 Jakarta Selatan, Jumat, (10/12/2021).

Menurutnya, apa yang ia lakukan itu, semata untuk menolong terhadap sesama. Meskipun dirinya mengalami keterbatasan secara fisik (cacat), akibat terjang sunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 lalu.

“Ini adalah tugas kita sebagai sesama manusia, selama kita masih diberikan umur panjang, maka kita wajib menolong sesama,”timpalnya.

Keterpanggil dirinya mendirikan Yayasan Majelis Talim itu bermula, usai dirinya meninggalkan kampung halamannya, dan berhijrah ke Ibu Kota DKI Jakarta beberapa tahun silam.

“Awalnya saya dirikan Yayasan anak yatim ini di daerah Condet Jakarta Timur sejak dua tahun lalu. Karena disana selalu banjir, maka saya putuskan untuk berpindah ke Palbatu Tebet Jakarta Selatan,”terangnya.

Untuk itu, ustadz Razali memohon uluran tangan dari semua pihak, demi nasib puluhan anak yatim yang diasuhnya. Bagaimanpun juga, puluhan anak yatim yang diasuhnya saat ini merupakan generasi muda, dan akan menjadi gerasi penerus bangsa ini dekepannya.

“Saya mohon bantuan dan uluran tangan dari semua pihak, jika ada rezeki, mari kita membantu guna meringankan beban ekonomi puluhan anak yatim ini,” pintahnya.

Sebab, pengahsilan yang didapat dari tambal ban saat ini sudah mulai menurun, usai indonesia diserang Covid-19. Sehingga, untuk memenuhi kebutuhan hidup puluhan anak yatim itu, Ustadz Razali juga menjual kalung, dan gelang emas hadiah pernikahan mereka.

“Saya dan istri menjual kalung dan gelang hadiah pernikahan kami beberapa tahun silam itu, untuk membeli makan dan minum untuk anak yatim ini,”katanya.

Belakangan ini, Yayasan Majelis Talim dibawah asuhannya itu, juga mendapat bantuan, mulai dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kakorlantas Polri Irjen Pol, Firman Santyabudi.

“Kami sangat terbantu sekali, terima kasih kepada Kapolri dan Kakorlantas Polri yang telah meringakan beban ekonomi terhadap puluhan anak yatim Yayasan Majelis Talim Ust Teuku Razali ini,”ucapnya.

Meski saat ini dirinya cacat secara fisik, bapak yang memiliki dua orang anak itu sangat yakin, bahwa dirinya akan terus berjuang dengan kemampuan yang dimilikinya, untuk membimbing dan menata masa depan puluhan anak yatim yang diasuhnya saat ini kedepannya.

“Dengan latar belakang sebagai guru ngaji ini, saya akan berjuang sempu saya untuk menata masa depan puluhan anak asuhnya itu kearah yang lebih baik. Baik itu ilmu pengetahuan, imu agama serta menata masa depan puluhan anak yatim ini,”tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.