BNNK Nunukan Galang Penggiat Anti Narkoba

  • Whatsapp

bnn

NUNUKAN, AMUNISINEWS.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara (Kaltara) merangkul tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan tokoh agama untuk menggalang terbentuknya penggiat anti Narkotika,Alkoho,Psikotropika dan Zat Adiktif(NapZA) lainya yang berbahaya di wilayah Kabupaten Nunukan secara Nasional termasuk pada pintu masuknya Narkotika berbagai jenis dan ekstasi dari Negara tentangga Malaysia ke Indonesia.

Untuk membentuk penggiat anti Narkotika, BNN Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara(Kaltara)menyelenggarakan pelatihan yang dilaksanakan oleh pihak BNN pada(9/9) pekan kemarin.

“Tujuannya BNN agar penggiat anti narkoba ada di setiap kawasan permukiman,”kata Kepala Kantor BNN Nunukan Kompol Lamuati,SH,MH. “Kita ingin agar yang berada di garis depan para pemuda,”ujarnya.

Menurut Lamuati penggiat anti narkoba dilatih supaya bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah,dalam hal ini Badan BNN Kabupaten Nunukan mengedukasi masyarakat supaya peduli terhadap bahaya narkoba. Penggiat diharapkan mampu memberikan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba dan termasuk resiko hukum bahaya bagi kesehatan masyarakat,bangsa dan Negara.

Lebih lanjut kata Kepala Kantor BNN Kabupaten Nunukan agar penggiat lebih efektif di tengah-tengah masyarakat tentu wawasan akan narkoba dan pemakai perlu diisi..

Penggiat juga perlu mengenali tentang ciri-ciri para pengguna dan pengedar serta kurir narkoba.”bandar besar Narkoba umumnya tidak sekaligus sebagai pengguna,dan tidak menyimpan sendiri barang haram yang diperdagangkan itu tertutup tapi,bisa dipantau dari gaya hidup dan kekayaan yang dimilikinya,” katanya.

Dijelaskan pula bahwa, program rehabilitasi tidak menjamin seseorang pengguna Narkoba akan bisa bersih sebab, zat-zat yang terkandung dalam Narkoba sudah melekat dalam tubuh pengguna.”Zat yang sudah melekat dalam tubuh pengguna narkoba adalah zat habitual sehingga membuat si pengguna narkoba selalu menginginkan narkoba dalam jumlah yang lebih banyak,”jelasnya.

Lamuati menambahkan pula bahwa,hingga hari ini belum ada satu pun obat di dunia ini yang bisa meyembuhkan para pecandu Narkoba.

Bahaya  yang ditimbulkan Narkotika itu sangat luas, maka dengan adanya penggiat anti narkoba ini tentu sangat diperlukan di tengah-tengah masyarakat karena tujuannya,untuk mencegah masyarakat terjerumus menjadi pengguna Narkotika dan sejenisnya.

Untuk itu,  kata Kepala Kantor BNN Nunukan, orang tua dan masyarakat pada umumnya harus ikut bahu membahu menjaga dan mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing sehingga tidak dimasuki oleh para pengedar narkotika. (RDM)

 

 

 

Pos terkait