Buntut Pelecehan Profesi, Ratusan Wartawan Bakal Goncang Dinas Pendidikan Sidoarjo

  • Whatsapp

IMG-20170917-WA0094

SIDOARJO,AMUNISINESW – Buntut pelecehan profesi wartawan yang memicu protes dari berbagai lembaga dan media,sejumlah yang wartawan mengatas namakan solidaritas jurnalis akan menggelar aksi demo secara damai di Sidoarjo, Rabu (20/9) mendatang.

Pada hari itu sejumlah pewarta atau wartawan akan numplek blek di lapangan Gor Sidoarjo .Untuk melakukan aksi damainya di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Sidoarjo.

Dari data yang dihimpun Amunisi,  surat pemberitahuan Aksi Demo Damai kepada Polresta Sidoarjo yang mengatasnamankan Komunitas Jurnalis Jawa Timur pada hari Jumat (15/9) sudah dikirimkan.
Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur Uzair Zam Zami sekaligus wartawan senior membenarkan informasi demo damai di Sidoarjo, oleh sejumlah solidaritas jurnalis di Jawa Timur.
“Sebagai solidaritas sesama jurnalis apabila ada rekan seprofesi yang menjadi korban pelecehan dalam menjalankan tugasnya sebagai wartawan
dan penghinaan UU Pers, saya tidak menerimakan hal itu terjadi dengan rekan kita,” ungkap Uzair Zam Zami Minggu (17/9).
Bang Zam (panggilan akrabnya) menambahkan aksi ini merupakan aksi damai, agar tidak terulang kembali kepada rekan jurnalis lainnya  yang sedang mengemban UU Pers dalam melakukan peliputan dan pencari berita untuk kepentingan publik.

“Media bukan pembawa petaka namun media hanya pencari berita. Demi kepentingan dan publik juga berhak tahu bagaimana kinerja
pelayanan masyarakat selama ini. Kita tunjukan sesama jurnalis pada Rabu
depan aspirasi dan suara kami dalam aksi demo damai kami di Sidoarjo,” pungkasnya (17/9).

Sementara itu koordinator aksi demo damai, Suprapto menyampaikan ada
beberapa agenda dalam aksi demo nantinya di Sidoarjo dan tuntutan. “Namun itu nanti saja mas disaat aksi kami,” ujarnya kepada media koran ini.

“Sebagai bentuk solidaritas Jurnalis, kami akan melakukan aksi demo damai di Sidoarjo.Wartawan bukan momok dan jurnalist bukanlah teroris.Buat pejabat di Sidoarjo khususnya jangan memandang sebelah mata dengan profesi wartawan.Dengan aksi demo damai nanti kita akan ajak semua wartawan dari berbagai media dan lembaga untuk turun . Karena telah terjadi pelecehan terhadap dua rekan kita seprofesi yang saat itu sedang menjalankan tugas sebagai jurnalis oleh oknum pegawai TU SMPN 1 Candi Sidoarjo,” ungkap Prapto selaku Setwil  organisasi Forum Pers Independen Indonesia (FPII), (17/9) kemarin.
Kurang lebih dari 200 wartawan akan hadir dalam aksi demo damai sebagai solidaritas jurnalis. Titik kumpul nantinya di lapangan Gor Sidoarjo dan menuju ke kantor Dinas Pendidikan Kab. Sidoarjo. Aksi ini diharapkan agar terlaksana dengan damai dan berjalan dengan baik.
Sementara kedua wartawan yang menjadi korban saat menjalankan tugas mengatakan,’ memang benar akan ada aksi demo damai yang akan kami lakukan di Dinas Pendidikan Sidoarjo,terkait pelecehan profesi jurnalis.
“Dengan harapan hal ini tidak akan ada lagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya yang seenaknya melecehkan profesi kita yang sudah jelas-jelas dilindungi UU khususnya UU Pers pasal 40 tahun1999,” ujar Tama dari media Amunisi dan dibenarkan  oleh Lutfi dari Duta Masyarakat.(tam)

Pos terkait