Buruh Terkubur Saat Sambung Pipa Gas Pertamina

  • Whatsapp
IMG-20170127-WA0012
Lokasi terkuburnya buruh

BEKASI, AMUNISINEWSMCOM-Seorang kuli kasar terkubur saat hendak menyambung pipa gas milik Pertamina  yang hendak disambung. Kejadian mengenaskan ini sempat menjadi buah bibir warga Desa Sindang Jaya, Cabang Bungin, Bekasi.

Seorang warga bernama Hendri kepada Amunisi menuturkan, Korban tewas terkubur tanah disaat hendak menyambung pipa gas Pertamina  bersama kedua orang temannya. Beruntung kedua temannya sempat keluar dari dalam lubang sedalam 2 meter lebih itu, namun naas bagi Saprudin yang tak sempat menghindar dari longsoran tanah yang berada di atasnya dan memendamnya hidup – hidup.

“Kejadian tersebut terbilang cepat dan membuat warga panik menyaksikan kejadian naas tersebut, banyak warga yang membantu mengevakuasi korban dari timbunan tanah dan segera membawanya ke Rs Karawang, namun sayang, nyawa korban tidak terselamatkan,” imbuh Hendri.

Kapolsek Cabang Bungin, AKP Akhmadi, saat ditemui di ruangannya Kamis (25/01/17) mengatakan, saat ini polisi masih melakukan pemanggilan saksi – saksi, belum ada kesimpulan apapun terhadap kasus inim. “Kami juga masih menunggu hasil visum,” terangnya singkat.

Senada dengan Kapolsek, Kanit Serse Ipda Sarino menambahkan, masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi – saksi dalam kasus ini.

Menurut Sarino, peristiwa tragis yang menimpa Saprudin tersebut terjadi Rabu (25/01/17) pukul 15:30, korban yang diketahui bernama Saprudin (28 th) asal Indramayu Jawa Barat tersebut meninggal di Rumah Sakit Karawang, dan kini jenazahnya telah dibawa ke kampung halamannya.

 

Bertanggung Jawab

PT. Dela yang mempekerjakan Sudiran dalam penyambungan pipa gas Pertamina tidak dapat dihubungi, nomor telepon yang tertera di mesin yang tertinggal di tempat kejadian perkara tidak dapat dihubungi.

Polisi harus mengusut tuntas kasus terkuburnya Saprudin, tak menutup kemungkinan ada kelalaian dari PT Dela atau Pertamina yang menyebabkan longsornya tanah yang menewaskan Saprudin.

Jika tewasnya Saprudin murni sebuah musibah, maka pihak pertamina dan PT. Dela harus dan berkewajiban memberikan Santunan yang layak serta menjamin pendidikan bagi anak – anak Saprudin demi rasa keadilan dan kemanusiaan. (Rukmana).

 

Editor: hendra usmaya

Pos terkait