CONTOH KATEGORI DESA MANDIRI DAN AZAS MANFAATNYA

  • Whatsapp

Oleh : Dedi Sumarni/Teguh

Ketapang, Amunisinews.co.id – Salah satu anggota masyarakat, sebut saja SB, yang sekaligus sebagai pengawas lapangan di Dinas PUTR Kabupaten Ketapang menyebutkan  Desa Kendawangan, Kecamatan Matan Hilir Selatan, dan Desa Muara Jekak, tepatnya di Kecamatan Sandai dapat dijadikan contoh yang tepat dalam menggunakan Dana Desa (DD) yang dikelola oleh masyarakat, sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa tersebut dan menjadi lebih berkembang maju.

Menurutnya, melalui usaha pertanian yang dimodali dari desa dengan menggunakan anggaran DD yang dikembalikan kepada masyarakat melalui petani, sehingga anggaran DD menjadi lebih bermanfaat dan tidak sia-sia dari hasil kerja sama antar masyarakat dengan pemerintah desa.

Dengan demikian, sambung SB, anggaran dari Desa tersebut kembalinya ke kas desa sebagai Pendapatan Anggaran Desa/(PAD) melalui hasil lahan pertanian masyarakat sehingga tidak perlu lagi lama menunggu ADD, APBD, maupun datangnya program bantuan dari pemerintah serta lainnya.

“Dari dana yang masuk dalam 1 tahun terhitung 1 miliyar untuk satu Desa, jika dikalikan 20 Desa 1 kecamatan berarti 20 Miliyar, kita bayangkan saja kita ada 20 kecamatan dari sekian banyak Desa dikalikan saja berapa besar anggaran yang diperuntukkan untuk tiap-tiap Desa belum lagi lain sebagainya, yang artinya didalam 1 tahun masuknya anggaran kesetiap daerah sungguh sangat luar biasa, belum lagi ditambah di luar dari pada itu, maka sangat disayangkan jika tidak dikelola dengan baik,” papar SB, Kamis (04/11/2021) lalu.

Masih kata SB, terkadang juga ada beberapa desa yang dijumpai di lapangkan, seperti daerah pedalaman, seringkali menkomplain pekerjaan dari dinas terkait, sedangkan kegiatan pekerjaan maupun pembangunan di desanya sendiri tidak diperhatikan.

“Maka saya berharap kepada setiap Desa yang ada terutama di Kabupaten Ketapang, bisa saling bekerja sama untuk meningkatkan, menciptakan sesuatu pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Dan yang paling utama membantu masyarakat menjadi lebih maju, mengembangkan sekiranya potensi bagi tiap-tiap desa menjadi desa mandiri,” ujarnya.

Selanjutnya, tim awak media Amunisi temui Supar selaku masyarakat sekaligus pekerja pengawasan pembangunan Dana Desa di Dusun 03 Desa Sukabangun Luar, Sabtu (06/11/21) siang.

Supar mengatakan, sebagai salah satu contoh di Desa kami Sukabangun Luar, mulanya masuk Muhammad Zaini terpilih sebagai kepala desa Sukabangun Luar, sehingga membuat pembangunan Desa menjadi lebih baik lagi dari pada sebelumnya.

Menurut Supar, di lain dari pada itu, juga terbentuknya BPD baru Desa Sukabangun Luar sangat  mengapresiasi masyarakat baik dalam kegiatan serta memacu pembangunan, dan setiap kegiatan atau rapat seringkali dilakukan melalui Musrenbang Desa maupun ditingkatkan ke kecamatan hal ini patut menjadi contoh bagi desa-desa di tempat lainnya.

“Saya pribadi berharap agar desa saya ke depan bisa lebih maju, serta menjadi contoh untuk desa-desa di tempat lainnya, baik dalam segi pembangunan berpotensi bisa ditingkatkan dan lebih dikembangkan lagi, maupun adanya bantuan pemerintah harus tepat sasaran,” jelas Supar kepada tim awak media Amunisi.

Sementara itu Muhammad Zaini selaku Kepala Desa Sukabangun Luar saat ditemui Amunisi di ruang kerjanya mengaku merasa berterima kasih kepada masyarakat yang sudah kiat mendukung serta membantu dalam pelaksanaan kegiatan desa.

“Harapan saya mewakili masyarakat, Desa Sukabangun Luar bisa menjadi desa mandiri, desa yang hidup dari segi pembangunan, masyarakat sejahtera, hidup harmonis, aman, dan lebih maju ke depannya,” pungkasnya M.Zaini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *