CPO Tumpah Mobil PickUp Masuk Jurang

Oleh : Roesliyani

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID – Jalan adalah transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan termasuk pelengkap dan perlengkapannya yang di peruntukan bagi lalu lintas. Namun pengguna jalan acap kali lalai dengan barang bawaannya, baik yang di bawanya itu jenis padat maupun jenis cair. Dan akibat dari sebuah kelalaian tersebut bisa membahayakan pengguan jalan lain yang berakibat fatal.

Bacaan Lainnya

Ini yang terjadi Selasa 10/5/2022 pukul 15,00 wib. Tepatnya di Desa Sinar Kuri, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat dimana sebuah kendaraan Truk Tangki yang membawa Crude Palm Oil (CPO) tumpah dan membasahi jalan raya hingga membuat jalanan tersebut licin dan mengakibatkan salahsatu kendaraan pick up di belakangnya mengalami kecelakaan.

Hardiansyah, supir pickup warna putih, saat di konfirmasi di tempat kejadian menjelaskan, bahwa kendaraan pickup yang di kemudikannya dari arah Ketapang menuju Pontianak, “sebelum terjadi kecelakaan pickup saya memang membuntuti truk tangki jenis Hino, roda enam besar. Pas mau tanjakan ( Natai Gubat red), pickup saya berhentikan sejenak, melihat truk Hino itu naik. Setelah Truk itu di atas, baru saya menjalankan pickup saya ini. Setelah di atas dan posisi nurun, truk tangki itu tiba tiba mengeluarkan CPO yang berceceran di jalan. Karena posisi turunan, tiba tiba roda depan pickip saya slip, terbelok kekiri akibat melindas CPO yang tumpah di jalan itu. Karena licin saya tak mampu berbuat apa apa lagi, langsung pickup yang saya bawa ini, oleng dan terjun bebas kedalam jurang ini,” ungkap Hardiansyah sambil memandang ke arah jurang.

Hardiansyah menambahkan, “saat kejadian saya dan dua teman saya berada dalam kabin, sedangkan tiga teman kami di bak pickup, rupanya mereka yang berada di bak pickup tersebut sempat melompat, sehingga tidak ada korban jiwa. Tetapi kami enam orang ini mengalami luka dan lecet,” tambahnya.

Dalam kejadian tersebut, tiga orang korban sempat di larikan ke Puskesmas Sungai Laur untuk memdapatkan perawatan medis akibat luka di bagian pelipis dan luka lecet.

Hardiansyah berharap aparat penegak hukum bisa melacak Truck Hino pengangkut CPO yang tumpah itu. Dan bisa bertanggung jawab atas insiden yang kami alami ini, dan bisa mengganti kerugian kami.

“Karena kalau tidak ada CPO tumpah di jalan, saya rasa perjalanan kami tidak ada masalah, apalagi jalan turunan ini, jalannya lurus,” tutup Hardiansyah.

Di tempat kejadian, awak media Amunisinews menjumpai pengguna jalan lainnya, Andri warga desa Lanjut Mekar Sari. Dia membenarkan kalau yang berceceran di jalan itu benar minyak CPO, dan ceceran CPO itulah penyebab kecelakaan PickUp itu.

“CPO itu, kalau tumpah di jalan memang sangat licin, apalagi tumpahnya pas turunan bukit, kena air hujan CPO itu makin licin seperti oli, tentu membuat pengendara dan pemakai jalan yang lainnya menjadi tidak nyaman dan harus extra hati hati dan inilah contoh salah satunya dan pickup itu yang pertama menjumpai dan melewatinya, ya pastilah berakibat patal seperti ini,” pungkas Andri.

Tim Amunisinews coba konfirmasi pada manager Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Lanang Agro Bersatu (LAB) pagi 11/5/22. Namun yang bersangkutan tidak berada di kantor, kata salah seorang security. Selanjutnya tim Amunisinews hanya mengisi buku tamu di pos security, untuk keperluan kordinasi dan konfirmasi terkait dugaan loading CPO dari PT LAB dengan permasalahan Crude Palm Oil (CPO) yang tumpah di turunan Nate Gubat/Desa Sinar Kuri, tersebut.

Sampai berita ini di terbitkan tim Amunisinews belum bisa tersambung, baik dengan pihak PKS maupun pada pihak pemilik Armada mobil tangki Hino besar tersebut.

Pos terkait