CSR CMI Dukung Ketahanan Pangan Desa Lewat Panen Perdana Persawahan Padi Simpang Keramat

Oleh: Dedy S

KABUPATEN KAYONG, AMUNISINEWS.CO.ID – Salahsatu program CSR (Corporate Social Responsibility) PT Cita Mineral Investindo adalah panen perdana di Persawahan Padi Simpang Keramat, dimana program tersebut merupakan program Pertanian Tanpa Residu dalam mendukung peningkatan ekonomi ril yang diinisiasi semenjak akhir tahun 2021 lalu, secara serentak dilakukan oleh anggota kelompok tani persawahan Simpang Keramat. Yang semula masyarakat menggunakan pola tanam padi gunung dengan sistem panen satu kali dalam setahun dan durasi 7 bulan, akhirnya mampu menikmati proses panen padi dengan durasi 3 bulanan.

Bacaan Lainnya

Pada panen perdana ini, petani berhasil memanen padi varian Inpari-32 sebanyak 930 kg gabah kering dan akan dilanjutkan tahap kedua pertengahan April 2022 dengan varian Citra Kayong.

Petani binaan CMI dan Pemda Kayong Utara melakukan uji coba pada lahan pertanian seluas 6 Ha dengan varian Citra Kayong seluas 5,75 Ha dan varian Inpari-32 seluas 0,25 Ha. Sementara beberapa proses adaptasi dilakukan oleh anggota kelompok tani terhadap pola pertanian yang dianggap baru, bagi masyarakat Simpang Keramat, Desa Matan Jaya, Kec. Simpang Hilir, Kab. Kayong Utara.

Beberapa proses adaptasi tersebut dapat dilihat seperti pola panen menggunakan arit yang semula menggunakan ketam, proses perontokan padi menggunakan mesin perontok dan lain sebagainya.

Masyarakat mengaku banyak sekali belajar dari pola tanam yang dilakukan, dengan proses belajar yang cukup intensif bersama dengan PPL ( Penyuluh Pertanian Lapangan) Kab. Kayong Utara dan dirasa sangat membantu masyarakat anggota kelompok dalam menangani berbagai permasalan-permasalahan yang dialamai oleh masyarakat dalam proses transisi pola pertanian persawahan.

Budiman selaku PPL Kab. Kayong Utara dalam acara syukuran panen perdana mengutarakan rasa bangganya terhadap masyarakat anggota kelompok tani, dimana dalam proses pertanian persawahan perdana yang diinisiasi oleh CMI mampu menghasilkan panen yang cukup memuaskan.

“Persawahan perdana ini dirasa berhasil, mengingat beberapa lokasi persawahan yang baru dilakukan penanaman memerlukan beberapa tahun untuk mendapatkan hasil serupa” ungkap Budiman.

Sementara, Manager CSR PT CMI Site Sandai, Sugeng Sulistiyo dilain kesempatan menyampaikan, “adanya proses pertanian persawahan padi Simpang Keramat merupakan peningkatan produktivitas pola pertanian masyarakat yang selama ini dilakukan dengan pola konvensional, dengan durasi panen satu kali dalam satu tahun.” ujar Sugeng.

Sugeng juga berharap, “melalui program Pertanian Tanpa Residu tersebut, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, namun juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu, Pertanian Tanpa Residu ini diharapkan menjadi percontohan bagi masyarakat desa yang lain, sehingga mampu menciptakan dampak yang luas,” tutup Sugeng.

Follow media sosial PT Cita Mineral Investindo Tbk di instagram @haritabauxite.official

Pos terkait