Curah Hujan Tinggi, Beberapa Daerah di Cilacap Banjir

  • Whatsapp

Oleh Muljono

IMG-20171008-WA0063

CILACAP, AMUNISINEWSMCOM – Curah hujan yang tinggi mulai terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah selama dua hari terakhir ini. Akibatnya beberapa daerah di Cilacap terendam air hingga ketinggian 50 – 80 centimeter.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur pesisir selatan Jawa Tengah sejak Jum’at sore (6/10) hingga Sabtu dini hari (7/10), ditambah mulai Sabtu 2 pagi sampai sore hari ini tadi mengakibatkan sebagian besar wilayah Kabupaten Cilacap terdampak banjir. Genangan air merendam ribuan rumah dan fasilitas umum di sejumlah kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tri Komara mengatakan, dari data laporan anggota, banjir terjadi di Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Kawunganten, Kroya dan Bantarsari.

Di daerah dusun Dikerangkeng, desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, puluhan rumah terendam banjir. Selain curah hujan yang tinggi, juga adanya luapan air dari sungai Cihaur. Yang akibatnya air hujan menggenang permukiman penduduk hingga 80 centimeter.

“Paling parah di Kecamatan Kawunganten, ketinggian air di jalan raya sekitar 1,5 sampai 2 meter. Sedangkan yang masuk ke pemukiman penduduk mencapai 1 meter,” katanya ketika dihubungi, Sabtu (7/10/2017).

Sementara itu, sejak dini hari tadi, sejumlah fasilitas umum seperti RSUD Cilacap, RS Islam Fatimah Cilacap, hingga gedung-gedung sekolah dan kantor pemerintaha1n di kecamatan terdampak juga tak luput dari genangan air.

“Luapan air yang menggenangi jalan raya di seputar Bandara Tunggul Wulung dan jalur lain mengakibatkan kemacetan lalu-lintas,” ujarnya.

Atas kejadian ini, BPBD sudah menurunkan status tanggap darurat. Pihaknya, lanjut Tri, telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Lanal, Basarnas, PMI, dan aparat wilayah untuk mengevakuasi warga jika genangan air di masing-masing wilayah semakin tinggi.

Juga menghimbau kepada lapisan masyarakat Cilacap, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan mengantisipasi bilamana terjadi sesuatu yang tidak terduga.

Editor Hendra Usmaya

Pos terkait