Datangi Kejaksaan,  Warga Tanyakan Kelanjutan  Pelaporan dan Berharap Segera  Diproses

  • Whatsapp

Oleh Tama

SIDOARJO,AMUNISI  –  Menginginkannya proses hukum ditegakkan, terkait ulah oknum Sekdes Tambak Cemandi Kustoro yang melakukan pemalsuan tanda,  delapan perwakilan warga mendatangi Kejaksaan Negeri Sidoarjo Rabu (14/4/2021).

Kedatangan warga menanyakan pelaporan dugaan korupsi pemdes dan pemalsuan tanda tangan dan penyalahgunaan stempel BPD tanpa seijin ketua dan anggota BPD, yang dilakukan Sekretaris Desa.

Koordinator pelaporan Sudrajat (38), mengatakan, kedatangannya bersama benerapa warga mewakili seluruh warga desa menanyakan terkait pelaporan pemalsuan tanda tangan pada tanggal 8 April 2021. Yang diduga dilakukan oleh Sekdes dengan cara scan.Dan warga menduga adanya dugaan penyalahgunaan dana, tindakan dugaan korupsi  yang ada pada di titik paving.

“Kedatangan kami ke Kejaksaan menanyakan sampai di mana pelaporan kita terkait dugaan korupsi pemdes dan pemalsuan tanda tangan dengan penyekenan (scan) tanda tangan ketua BPD oleh oknum Sekdes agar secepatnya diproses.Dan tadi mbak nya menyampaikan masih di TU untuk menuju ke Kajari,”terang Sudrajat.

“Harapan saya sebagai warga semoga Bapak Kajari secepatnya pelaporan kami diproses. Supaya disini tahu mana yang benar dan mana yang salah,dan pastinya keadilan terus tetap ditegakkan.Dan perlu diketahui  pada waktu ketemuan yang bersangkutan sudah mengakui kalau telah memalsukan tanda tangan.Serta Haji Irfan selaku ketua BPD tidak merasa tanda tangan,”terang Sudrajat

Dalam kesempatan yang sama H.Muhammad Dhor Nasir tokoh masyarakat Desa Tambak Cemandi menambahkan,selaku tokoh masyarakat mengatakan kedatangannya bersama beberapa warga Desa Tambak Cemandi Kecamatan Sedati mengawal dan menanyakan pelaporan tentang penyekanan (scan)  tanda tanga ketua BPD oleh oknum Pemdes.Dan dugaan korupsi pengadaan pavingisasi serta penyalahgunaan stempel.

Bersamaan Customer service Kejaksaan  Firda A saat dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa beberapa hari yang lalu ada  warga Desa Tambak Cemandi melaporkan ke Kajari Sidoarjo dan saat ini surat laporan masih berada di TU (Tata Usaha).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *