Diduga Terjadi Mark Up Dalam Proyek Pengadaan Genset RSUD Sungailiat

  • Whatsapp

genset

SUNGAILIAT,AMUNISINEWS.COM–Diduga terjadi Mark Up dalam proyek pengadaan Genset merk Perkins-FG, Wilson kapasitas 635 KVA beserta Aksessories dan perlengkapannya di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Sungailiat kabupaten Bangka pada Tahun Anggaran 2016 dengan pagu dana Rp.2.146.705.000.00,- ( dua milyar seratus empat puluh enam juta tujuh lima ribu rupiah).

Proyek tersebut dimenangkan oleh CV Resuma Indo Babel dengan harga kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp.1.915.323.795,00 ( satu milyar sembilan ratus lima belas juta tiga ratus dua puluh tiga ribu tujuh ratus sembilan puluh lima rupiah).

Bukti Mark Up tersebut didapat setelah amunisinews.com melihat data data copy pembelian pembayaran Downpayment 50% pembelian 1 Unit Genset Perkins-FG, Wilson kapasitas 635 KVA dari perusahaan Distributor Diesel Perkins PT Swadaya Harapan Nusantara kepada perusahaan pemenang tender CV Resuma Indo Babel tertanggal 8 Juni 2016.

Terdapat selisih harga dan keuntungan dengan nilai nominal yang pantastis walau sudah dihitung biaya PPN 10%, biaya pembelian serta pemasangan Aksessories dan panel perlengkapan ATS/AMF 630 KVA dan juga biaya angkut ke lokasi di RSUD Sungailiat kabupaten Bangka.

Padahal pihak penyedia masih mendapat korting harga dari Distributor.

Diketahui, keuntungan yang dibenarkan yang didapat penyedia tidak boleh melebihi ketentuan maksimal yang diatur dalam Perpres 54/2010 sebagaimana diubah dengan Perpres 70 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa yaitu dalam hal pengadaan keuntungan maksimal adalah 15 % (persen).

Dugaan awal, dalam Mark Up proyek Pengadaan Genset RSUD Sungailiat kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2016 dengan merk Perkins 635 KVA tersebut ada dugaan indikasi merugikan keuangan Negara ratusan juta rupiah.

Selain dugaan Mark Up, proyek itu juga terkesan mubajir karena berdasar info yang didapat sampai saat ini pihak RSUD Sungailiat kabupaten Bangka tidak pernah menggunakan Genset tersebut.

Sangat disayangkan, baik PPK pengadaan proyek tersebut Dafianto S.IP serta pihak RSUD Sungailiat kabupaten Bangka dr. Jasminar belum berhasil dihubungi baik melalui pesan Whatsapp (WA) ke nomornya ataupun melalui pesan singkat..(herman)

 

Pos terkait