Dinas Pertanian Sebarkan Kupon Murah Daging Ternak

  • Whatsapp

IMG-20170614-WA0072

MALRA, AMUNISINEWS.COM- Dinas Pertanian Bidang Peternakan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) sebarkan kupon murah daging ternak bagi masyarakat Malra yang akan merayakan hari raya Idul Fitri mendatang.

“Kami dari Dinas Pertanian khususnya bidang Peternakan sebarkan Kupon ternak murah, serta laksanakan pasar ternak bagi masyarakat Malra,” kata Zubaidah Bugis, Kepala Seksi Perbibitan dan Produksi ternak Dinas Pertanian Malra kepada wartawa AmunisiNews Rabu (14/6), saat di konfirmasi di ruang kerjanya.

Zubaidah Bugis menyatakan penyebaran kupon murah bagi masyarakat saat ini kami lakukan dan akan diambil pada tanggal 22-24 juni 2017 yang juga dilaksanakab pasar murah ternak yang mana peternak akan menjual hasil ternak.

Jelasnya, kupon tersebut dicantumkan produk peternakan daging sapi, kambing serta telur yang seluruhnya berasal dari peternak di Malra.

“Daging ternak berupa sapi berasal dari kelompok ternak sapi daerah ini sendiri yakni kelompok ternak Desa Danar, daging kambing dan ayam kampung juga dari peternak yang sudah ada di Malra,” ujarnya.

Untuk harga yang ditawarkan sendiri dibawah harga pasar, informasi yang diperoleh saat ini harga daging sapi dipasar capai Rp.120.000/kg dijual dengan Rp.110.000/kg , telur ayam kampung dijual Rp.50.000/rak, dan daging ayam kampung biasanya mendekati hari raya harganya mencapai Rp.150.000/ekor maka kami jual Rp.100.000/ekor, daging kambing Rp.60.000/kg, selain itu tulang sapi dan kambing dijual dengan harga murah masing-masing Rp.40.000 dan Rp.30.000.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini sendiri kata Zubaidah Bugis, yakni dapat membantu masyarakat di daerah ini menghadapi hari Raya Idul Fitri yang biasanya daging segar sulit didapat dan juga mahal.

Selain itu tujuan lainnya yakni dapat menyediakan pasar bagi peternak di Malra menjual hasil ternak, sehingga menjadi stimulan bagi peternak di daerah ini lebih mengembangkan usaha ternak.

Ini juga diharapkan agar pemerintah dapat mempertimbangkan adanya Rumah Potong Hewan (RPH) di Malra yang representatif sehingga peternak dapat menjual hasil ternaknya. (FP-19)

Pos terkait