DPRD Desak Polres Mempawah Ungkap Penyebab Kematian Tonidi

  • Whatsapp

SINGKAWANG, AMUNISINEWS.COM: Penyelidikan kematian Tonidi alias Atet diduga berjalan di tempat sehingga menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat Singkawang.

Karena tempat kejadian perkara yang berada di wilayah hukum Polres Mempawah, atas arahan Kapolres Singkawang AKBP Sandi, pihak keluarga Tonidi, pada Rabu (30/08) mendatangi Kepolisian Mempawah untuk melaporkan kasus ini.

Kapolres Singkawang menunjukan rasa empatinya, bahkan merogoh kocek sendiri untuk mengakomodasi pihak keluarga menuju mempawah, mengingat pihak keluarga yang hidup dalam kemiskinan.

Kematian Atet masih dalam penyelidikan Polres Mempawah, tim gabungan Satlantas dan Satreskrim yang dipimpin Kanit Rekrim Polres Mempawah, Ipda Mutia telah mendatangi kediaman Atet guna mengamankan barang benda milik Atet yang ditemukan pada saat itu. Identifikasi juga dilakukan pada saat itu.

Untuk kesimpulan saat ini, pihak Kepolisian Polres Mempawah menduga Atet adalah korban tabrak lari.

“Kami simpulkan bahwa itu kasus tabrak lari, tapi bila kita temukan fakta lain di lapangan dengan adanya itu akan mempermudah kepolisian untuk mengusutnya,” ujar Ipda Mutia.

Sementara itu, pernyataan tegas agar pihak kepolisian mengusut tuntas dengan terang benderang, dikemukakan oleh anggota DPRD Kota Singkawang yakni Anewan.
“Kematian Tonidi menjadi tanda tanya besar, saya menduga ada indikasi tindak kriminal dan harus ditelusuri,” ujar Anewan.

Anewan menambahkan bila memang Tonidi adalah korban tabrak lari, mengapa tidak terlihat jelas luka gores maupun lebam.
“Tidak ada sedikitpun luka tersebut dibagian tubuhnya, hanya kepala yang luka seperti dihantam benda tumpul,” tegas Anewan.

Anggota DPRD yang juga ketua Fraksi Nasdem Dapil Timur-Selatan ini, meminta keadilan bagi warganya dan berharap pihak berwajib mengusut secara transparan dan profesional.
Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra yang ditemui wartawan saat melayat, juga meminta pihak kepolisian melakukan penyelidikan bila memang ditemukan kejanggalan dan bukti kuat.

Sumberanto dalam kesempatan itu juga menghubungi Kapolres Mempawah via telepon.

Dalam interaksi telepon tersebut, Sumberanto meminta petunjuk dari Kapolres Mempawah terkait kematian warganya agar diusut tuntas.

Jenazah Atet saat ini masih di rumah kediamannya, yaitu di Jalan Sanggau Kulor, Rt 01 rw 01 No.23, Sijangkung, Singkawang Timur. Rencananya akan dikebumikan pada Senin 4 Agustus pukul 06.00 Wib.(bobon santoso)

Pos terkait