Elpiji 3 Kg Mulai Langka di Bangka

  • Whatsapp

IMG-20170819-WA0016

“Belum Ada Laporan,” kata Kadis Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka

BANGKA, AMUNISINEWS.COM-Masalah penyaluran Elpiji Subsidi 3 Kg sampai saat ini masih belum bisa dikatakan tepat sasaran. Pengguna atau pemakai Elpiji 3 Kg yang dikatagorikan sebagai masyarakat miskin itu belum semuanya bisa menikmati Elpiji 3 kg dengan Harga Eceran Tertinggi Rp 16.000.
Berbagai selogan di badan Mobil angkut Elpiji 3kg seperri tertulis “Elpiji 3kg hanya untuk masyarakat miskin” atau di Pangkalan pangkalan Elpiji 3 kg tertulis ” Elpiji 3 kg hanya untuk rumah tangga dan lain lain” semua itu hanya untuk pajangan semata untuk menyenangkan hati masyarakat.
Kenyataannya masyarakat kecil sangat susah untuk mendapatkan Elpiji 3 Kg, mulai dari harus membawa KTP, KK dan semacamnya itu juga belum tentu masih mendapatkan Elpiji 3 kg.
Seperti yang dialami oleh Ibu Miak yang beralamat di Tutut Penyamun, kecamatan Pemali, kabupaten Bangka ini pada Jumat (18/8/2017) yang sudah 3 Pangkalan didatangi tetapi belum juga mendapatkan satu buah tabung isi Elpiji 3 kg, semua Pangkalan habis.
“Pak wartawan, saya sudah mendatangi 3 pangkalan Elpiji 3 kg, semua jawab mereka Elpiji sudah habis, bagaimana saya mau masak untuk keluarga saya pak, pemerintah minta kita tinggalkan minyak tanah untuk menggunakan Elpiji, tetapi Elpiji tidak ada sedangkan anak anak saya mau makan pak,” keluhnya

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Tony Mirza katakan masalah kelangkaan Elpiji 3 kg di kabupaten Bangka belum ada laporan.
“KIta belum mendapat laporan kelangkaan Elpiji 3 kg dari masyarakat, nanti kita cek kelapangan apakah pasokan dari Pertamina yang tersendat atau ada masalah lain,” katanya melalui telepon pada Jumat sore (18/8/2017).
Toni juga katakan lagi, sekarang toko toko kecil tidak boleh menjual Elpini 3 kgM

“Selarang toko toko kecil dilarang menjual Elpiji 3 kg, semua harus membeli di Pangkalan,” tambahnya.(man)

Pos terkait